KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dulang Suara Kaum Nahdliyin, Nurul Huda: NU Milik Kita Semua

Dulang Suara Kaum Nahdliyin, Nurul Huda: NU Milik Kita Semua

Dulang Suara Kaum Nahdliyin, Nurul Huda: NU Milik Kita Semua

Bakal Calon Bupati Semarang Nurul Huda. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bakal Calon Bupati Semarang, Nurul Huda menegaskan, potensi suara kaum nahdliyin di Kabupaten Semarang cukup besar. Oleh karenanya, ia berusaha meraih simpati dengan menjalin komunikasi dengan para sesepuh, kiai, dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU) dalam upayanya memenangkan kontestasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2024.

“Sudah dilakukan (komunikasi). Kemarin sowan kepada para sesepuh dan kiai, mohon doa restu,” kata Nurul belum lama ini.

Menurut Nurul, NU adalah milik bersama. Oleh karena itu, pihaknya turut menjadi bagian untuk memperhatikan maju mundurnya NU. Maka jika ia mendapatkan kepercayaan, akan lebih memperhatikan organisasi ini.

“Yang jelas NU punya potensi besar karena ada hal dan alasan tertentu. Bagi pelaku yang ada di dalamnya, pasti bisa menerjemahkannya,” ungkapnya.

Selain menjalin komunikasi dengan sesepuh dan kiai, Ketua DPC PPP Kabupaten Semarang ini juga telah bersilaturahmi kepada mantan Bupati Semarang 2 periode Mundjirin.

“Beliau sesepuh, sudah pengalaman jadi bupati 2 kali. Saya minta nasihat, petunjuk, saran dan doanya. Pesan beliau, kalau jadi harus selalu ingat dengan rakyatnya,” pungkasnya.

Terkait syarat administrasi yang sempat dinyatakan belum lengkap oleh KPU Kabupaten Semarang, Nurul menambahkan, pihaknya telah melengkapi. Hasil pemeriksaan kesehatan juga dinyatakan memenuhi syarat.

“Sudah lengkap berkasnya, kemarin yang kurang surat keterangan sehat rohani. Alhamdulillah dinyatakan memenuhi syarat dan tinggal menunggu penetapan menjadi calon bupati pada 22 September 2024,” imbuhnya.

Seperti diketahui, Nurul Huda akan berpasangan dengan Yarmuji dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2024, melawan pasangan bupati petahana Ngesti Nugraha-Nur Arifah. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]