URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga menetapkan dr. Robby Hernawan dan Nina Agustin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga terpilih pada Kamis (9/1/2025) melalui sidang pleno di Kayu Arum Resort, Kota Salatiga. Penetapan ini dilakukan berdasarkan surat dari Mahkamah Konstitusi dan arahan KPU RI setelah memastikan tidak ada sengketa terkait Pilwalkot 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tanpa Drama! KPU Tetapkan Robby-Nina Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga 2025

Tanpa Drama! KPU Tetapkan Robby-Nina Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga 2025

Tanpa Drama! KPU Tetapkan Robby-Nina Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga 2025

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga menetapkan dr. Robby Hernawan dan Nina Agustin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga terpilih pada Kamis (9/1/2025) melalui sidang pleno di Kayu Arum Resort, Kota Salatiga. Penetapan ini dilakukan berdasarkan surat dari Mahkamah Konstitusi dan arahan KPU RI setelah memastikan tidak ada sengketa terkait Pilwalkot 2024.
Foto Arief Rasika
Ketua KPU Salatiga menyerahkan surat penetapan terpilih kepada pasangan Robby-Nina dalam rapat pleno terbuka.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga akhirnya secara resmi menetapkan dr. Robby Hernawan dan Nina Agustin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga terpilih pada Kamis (9/1/2025). Penetapan dilakukan melalui sidang pleno di Kayu Arum Resort, Kota Salatiga, setelah memastikan tidak ada sengketa terkait Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Salatiga 2024.

Ketua KPU Kota Salatiga, Yesaya Tiluata, menyampaikan bahwa penetapan pasangan calon dilakukan berdasarkan surat pemberitahuan dari Mahkamah Konstitusi (MK) dengan nomor 98/AP.00.05/01/2025 dan sesuai arahan dari KPU Republik Indonesia.

“Dengan ini, kami menetapkan pasangan calon nomor urut 01, dr. Robby Hernawan dan Nina Agustin, sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga terpilih pada Pilwalkot 2024,” ujar Yesaya dalam sidang pleno.

Pasangan Robby-Nina memenangkan kontestasi Pilkada dengan total perolehan suara sebanyak 50.876 suara. Usai pembacaan keputusan, penandatanganan, dan penyerahan berita acara dilakukan untuk meresmikan penetapan ini.

Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, mengapresiasi kinerja KPU dan Bawaslu atas pelaksanaan Pilwalkot yang damai dan lancar. Ia berharap tidak ada lagi isu terkait netralitas maupun politik uang, dan mengajak seluruh pihak untuk kembali bersatu membangun Kota Salatiga.

“Mari kita move on dan fokus membangun Salatiga bersama-sama,” tegas Yasip.

Dalam kesempatan itu, dr. Robby mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Salatiga serta pihak-pihak yang telah berperan dalam menyukseskan Pilkada. “Kami bertekad membangun Salatiga menjadi kota yang lebih baik melalui sinergi dengan DPRD, tokoh masyarakat, dan semua elemen warga,” kata Robby.

Robby menegaskan bahwa pembangunan Kota Salatiga akan berorientasi pada kepentingan masyarakat, sesuai visi dan misi yang diusung. Ia juga mengajak semua pihak untuk melupakan persaingan selama Pilkada dan bersama-sama fokus pada kemajuan kota.

“Mari kita bersatu untuk mewujudkan Salatiga yang beda, lebih baik, dan mendunia,” pungkas Robby.

Pantauan Rasika FM, usai penetapan, pasangan Robby-Nina melakukan konvoi keliling Kota Salatiga dengan menggunakan mobil jip. Mereka bersama tim sukses dan relawan menyapa warga secara langsung sebagai bentuk apresiasi atas dukungan yang telah diberikan.

Suasana pawai Wali kota terpilih Salatiga

BACA JUGA :

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved