KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jelang Pemilu, Polres Salatiga Ciptakan Kondusivitas dengan Patroli Cooling System Skala Besar

Jelang Pemilu, Polres Salatiga Ciptakan Kondusivitas dengan Patroli Cooling System Skala Besar

Jelang Pemilu, Polres Salatiga Ciptakan Kondusivitas dengan Patroli Cooling System Skala Besar

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pemilu 2024, Polres Salatiga menggelar patroli cooling system skala besar di wilayah hukum setempat pada malam tanggal 11 November 2023. Patroli ini, yang dipimpin oleh Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari, bertujuan menciptakan suasana sejuk di masyarakat dan mencegah terjadinya gesekan.
Foto dok Humas Polres
Personel Polres Salatiga saat melakukan patroli cooling system skala besar di wilayah Kota Salatiga.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pemilu 2024, Polres Salatiga menggelar patroli cooling system skala besar di wilayah hukum setempat, (11/11/2023) malam.

Patroli yang dipimpin langsung oleh Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari itu bertujuan untuk menciptakan suasana sejuk di masyarakat dan mencegah terjadinya gesekan masyarakat.

Dalam siaran pers yang diterima Rasika FM, Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari, mengatakan patroli cooling system skala besar ini diikuti oleh seluruh pejabat utama Polres Salatiga bersama personel dari masing-masing bagian dan satuan serta Polsek jajaran. Kegiatan patroli ini akan dilaksanakan setiap akhir pekan dan hari libur

“Patroli cooling system skala besar ini merupakan kegiatan cipta kondisi dengan melibatkan lebih dari 70 personel dalam rangka menciptakan siskamtibmas yang sejuk, aman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Salatiga. Hal itu sekaligus mengantisipasi penyakit masyarakat,” terang AKBP Aryuni Novitasari.

Ditambahkan, selain bertujuan untuk menjaga kamtibmas agar kondusif, dalam patroli skala besar ini juga akan menyisir lokasi rawan terjadinya penyakit masyarakat maupun kenakalan remaja, seperti balap liar, maupun lokasi peredaran miras dan lokasi rawan lainnya.

Kapolres menekankan patroli skala besar ini dilaksanakan secara humanis. Hal itu dilakukan dengan cara melakukan dialog dan pemberian informasi serta ajakan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

“Mari bersama kita jaga Kota Salatiga tetap aman dan kondusif, jangan jadikan perbedaan sumber perpecahan, rawat dan pertahankan sebagai kota tertoleran,” kata AKBP Aryuni.

Dengan dilaksanakannya patroli cooling system skala besar ini, lanjut Kapolres, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap terwujudnya situasi kamtibmas aman dan kondusif di wilayah Kota Salatiga.

Sementara itu kegiatan Patroli Cooling System Skala Besar diikuti oleh Seluruh Pejabat Utama Polres Salatiga bersama Personil dari masing-masing bagian dan satuan serta Polsek jajaran yang dilaksanakan khususnya tiap malam liburan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]