KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Karena Tanah Bergerak dan Curah Hujan Tinggi, Jalan Utama Sukorejo Suruh Amblas

Karena Tanah Bergerak dan Curah Hujan Tinggi, Jalan Utama Sukorejo Suruh Amblas

Karena Tanah Bergerak dan Curah Hujan Tinggi, Jalan Utama Sukorejo Suruh Amblas

Jalan utama di RT 10 RW 4 Dusun Dombo Desa Sukorejo Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang amblas, Sabtu (5/3/2022).

Jalan yang amblas ini merupakan jalan utama untuk warga di Dusun Dombo.

Amblasnya jalan yang terjadi pukul 16.00 WIB tersebut panjang sekitar 25 meter.

Kepala Desa Sukorejo Atoilah mengatakan Kejadian amblasnya jalan di Dusun Dombo Desa Sukorejo karena memiliki faktor tanah bergerak.

“Jadi karena curah hujan tinggi menjadikan tanah tersebut bergerak tapi biasana tidak seperti itu,” kata Atailah.

Amblasnya jalan ini berpotensi longsor karena jalan tersebut cukup tinggi dari posisi tanah di sampingnya.

Pemilik rumah yang berada di bawah jalan tersebut sudah disarankan untuk pindah.

“Sebenarnya bukan hanya dari Pemerintah Desa tapi juga dari pak Bupati sudah menyarankan pindah,” tambahnya.

Pihaknya terus memantau pergerakan tanah dan juga memantau pemilik rumah untuk apabila terjadi longsor susulan, dampak jalan amblas ini mengancam sektor perekonomian. Apalagi warga Dusun Dombo sebagian besar swasta, mereka ada yang memiliki usaha sound sistem, penggilingan padi dan lainnya.

“kendaraan roda empat tidak bisa lewat akhirnya tetap terganggu,” tambahnya.

Sementara itu, pihak Kecamatan Suruh, BPBD serta Bupati Kabupaten Semarang sudah meninjau ke lokasi jalan yang amblas tersebut.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 5 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,5°C dan kelembapan 75%, dengan angin tenggara 5 km/jam. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di pegunungan bagian barat dan tengah.
05 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan
[pekok2]