KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Lewat Jarik Masjid, Walikota Semarang Ajak Masyarakat Memakmurkan Masjid

Lewat Jarik Masjid, Walikota Semarang Ajak Masyarakat Memakmurkan Masjid

Lewat Jarik Masjid, Walikota Semarang Ajak Masyarakat Memakmurkan Masjid

Melalui Jumat Resik-Resik Masjid (Jarik Masjid), Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengajak masyarakat mencintai dan memakmurkan masjid kembali. (dok/ist)

RASIKAFM – Semangat mencintai dan memakmurkan masjid kembali dihidupkan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi melalui gerakan Jarik Masjid (Jumat Resik-Resik Masjid), yang diinisiasinya sejak tahun 2018. Sempat terhenti karena adanya pandemi COVID-19 pada tahun 2020, saat ini Hendi mulai kembali mengajak seluruh elemen untuk ikut dalam gerakan tersebut.

Adapun melalui gerakan tersebut, setiap Jumat pagi Hendi mengajak takmir dan masyarakat untuk membersihkan area ibadah mulai dari lantai, karpet, hingga langit-langit masjid. Dan untuk saat ini, Jarik Masjid secara khusus juga akan fokus dalam desinfeksi, untuk memutus penyebaran virus Covid-19.

Kegiatan ini, juga sebagai bagian edukasi dan menggerakkan takmir serta jamaah masjid untuk lebih menciptakan suasana aman serta nyaman dalam beribadah.

Kabar Terkini

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]