KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Lewat Jarik Masjid, Walikota Semarang Ajak Masyarakat Memakmurkan Masjid

Lewat Jarik Masjid, Walikota Semarang Ajak Masyarakat Memakmurkan Masjid

Lewat Jarik Masjid, Walikota Semarang Ajak Masyarakat Memakmurkan Masjid

Melalui Jumat Resik-Resik Masjid (Jarik Masjid), Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengajak masyarakat mencintai dan memakmurkan masjid kembali. (dok/ist)

RASIKAFM – Semangat mencintai dan memakmurkan masjid kembali dihidupkan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi melalui gerakan Jarik Masjid (Jumat Resik-Resik Masjid), yang diinisiasinya sejak tahun 2018. Sempat terhenti karena adanya pandemi COVID-19 pada tahun 2020, saat ini Hendi mulai kembali mengajak seluruh elemen untuk ikut dalam gerakan tersebut.

Adapun melalui gerakan tersebut, setiap Jumat pagi Hendi mengajak takmir dan masyarakat untuk membersihkan area ibadah mulai dari lantai, karpet, hingga langit-langit masjid. Dan untuk saat ini, Jarik Masjid secara khusus juga akan fokus dalam desinfeksi, untuk memutus penyebaran virus Covid-19.

Kegiatan ini, juga sebagai bagian edukasi dan menggerakkan takmir serta jamaah masjid untuk lebih menciptakan suasana aman serta nyaman dalam beribadah.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]