KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Marak “Perang Sarung”, Polres Semarang Gencar Lakukan Patroli

Marak “Perang Sarung”, Polres Semarang Gencar Lakukan Patroli

Marak “Perang Sarung”, Polres Semarang Gencar Lakukan Patroli

(Foto/ dok. Humas Polres Semarang)
Personel Polres Semarang melaksanakan patroli sebagai upaya antisipasi gangguan kamtibmas di kawasan Kota Ungaran dan sekitarnya, Sabtu (25/3/2023) dini hari.

[@]Memasuki minggu pertama bulan ramadan 1444 H, Polres Semarang meningkatkan kegiatan patroli terutama di wilayah rawan gangguan kemanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal itu dilakukan sebagai upaya antisipasi maraknya ‘perang sarung’ yang dilakukan anak-anak dan remaja saat menunggu berbuka puasa (ngabuburit) dan setelah sahur.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menjelaskan selain mengantisipasi gangguan kamtibmas, kegiatan ini juga sekaligus membangunkan warga untuk melaksanakan sahur.

“Sasaran kami adalah ‘perang sarung’, membunyikan petasan dan balapan liar, serta gangguan kriminalitas berupa pencurian dan pembegalan,” ujar Kapolres dalam rilisnya, Sabtu (25/3/2023).

Kapolres juga menyampaikan bahwa personil Bhabinkamtibmas pengampu desa binaan bersinergi dengan Babinsa Koramil, melaksanakan sambang poskamling guna memastikan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di bulan suci ini.

“Kami juga mengimbau kepada warga untuk saling menjaga iklim kamtibmas, pastikan kondisi rumah saat hendak pergi beribadah. Bagi adik-adik jangan melakukan kegiatan yang mengganggu ketenteraman warga,” tandasnya. (win)

 

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]