KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Menteri PUPR Pastikan Sirkuit Mandalika Siap Gelar MotoGP dan F1

Menteri PUPR Pastikan Sirkuit Mandalika Siap Gelar MotoGP dan F1

Menteri PUPR Pastikan Sirkuit Mandalika Siap Gelar MotoGP dan F1

Infrastuktur di kawasan Sirkuit Mandalika di Lombok, Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB) siap menggelar balapan bertaraf internasional seperti Formula 1 (F1) maupun MotoGP.

Kesiapan Sirkuit Mandalika ini disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. “Setelah menunggu 20 tahun lebih, saat ini kita memiliki sirkuit balap yang bertaraf internasional bahkan dapat dilaksanakan untuk ajang Formula 1 atau F1,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip pada Jumat (16/11/2021).

“Kita nantikan pada Maret 2022 dengan akan digelarnya balap motor internasional MotoGP,” sambung Basuki Hadimuljono. Ajang balap motor prestisius World Superbike atau WSBK 2021 yang digelar belum lama ini sudah menjadi bukti kesiapan Sirkuit Mandalika.

Basuki menambahkan, ajang balap motor WSBK 2021 di Mandalika tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lombok, namun juga menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Karena itu, dia juga mengapresiasi PT Wijaya Karya (Wika) atas kontribusi besarnya dalam menyukseskan event tersebut.

“Saya juga tak lupa mengucapkan selamat kepada Wika yang telah berkontribusi besar dalam mempersiapkan dan menyukseskan balap motor WSBK 2021 di Mandalika” tambah Basuki. PT Wijaya Karya memang turut mendukung dan berkontribusi dalam pelaksanaan ajang balap motor prestisius World Superbike 2021, termasuk yang masih akan bisa dimanfaatkan pada event berikutnya.

Direktur Utama Wika Agung Budi Waskito mengatakan peran Wika Group antara lain membangun hotel bintang lima Pullman Mandalika yang akan beroperasi pada awal 2022 yang saat ini ada 118 kamar sudah dipakai.

Selain itu Wika juga membangun Pit Building serta paddock Sirkuit Mandalika melalui PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (Wika Gedung) sebagai anak usaha perseroan. Wika Gedung memastikan Pit Building Modular di Sirkuit Pertamina Mandalika dapat digunakan tidak hanya untuk balapan motor namun juga ajang balap mobil Formula 1 atau F1.

Direktur Operasi I Wika Gedung Bagus Tri Setyana, sedari awal Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyampaikan bahwa Pit Building di Sirkuit Pertamina Mandalika tidak hanya untuk balap motor, namun juga untuk perhelatan balap mobil F1.

Pit Building dengan konstruksi modular yang digunakan di Sirkuit Pertamina Mandalika bersifat sangat fleksibel. Artinya kalau pengguna menginginkan ada perluasan atau perubahan ruang, tinggal dilakukan perubahan tersebut.

Dikutip dari: kompas.com

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]