KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

JSIT Korda Semarang 2, Gelar JSC yang Ke-1

JSIT Korda Semarang 2, Gelar JSC yang Ke-1

JSIT Korda Semarang 2, Gelar JSC yang Ke-1

Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Korda Semarang 2 gelar kompetisi olahraga “JSIT Sports Competition” ke-1. Kegiatan diikuti oleh ratusan siswa SMPIT di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga ini dilaksanakan pada Kamis (9/3/2023) di Lapangan Centro Futsal, Salatiga. Ada tiga cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu Senam JSIT Indonesia, Tenis Meja Putra-putri, dan Futsal.

Dwi Pujiyanto, Sekretaris JSIT Indonesia Korda Semarang 2 dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini mendapatkan respon positif dari berbagai pihak. Bahkan JSIT Jawa Tengah juga tertarik menggelar kegiatan serupa. Kegiatan ini tentu bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan melalui pertandingan olahraga.

“Kegiatan JSC ini merupakan yang pertama di Korda Semarang 2 dan di Jawa Tengah. Banyak daerah lain yang tertarik dengan kegiatan yang diinisiasi oleh MGMP PJOK di Korda Semarang 2 ini. Yang kita kedepankan adalah ukhuwah atau persahabatan. Selamat bertanding dan jaga sportivitas,” kata Dwi Pujiyanto.

Ketua Panitia, Sriyono menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti sebanyak 130 siswa dari jenjang SMPIT. Sistem pertandingan yang diterapkan yaitu saling bertemu. Para juara mendapatkan trophy kejuaraan.

“Kami melaporkan bahwa sebanyak 130 siswa memeriahkan acara ini. Pertandingan dipimpin oleh wasit profesional dari luar agar berjalan baik dan fair play. Setiap juara mendapatkan trophy yang disiapkan panitia,” kata Sriyono.

Salah satu peserta, Ridwan mengaku senang dengan kegiatan ini. Kegiatan olahraga diminati kebanyakan siswa. Ia berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun dan berjenjang.

“Asyik sekali kegiatannya. Bisa menambah teman. Dan memang olahraga menjadi kegiatan yang banyak diminati oleh siswa. Semuanya saya lihat sangat bersemangat,” ungkap Ridwan.

Adapun para juara dalam kegiatan ini, diataranya Juara 1 Futsal diraih oleh SMPIT Assalam Bandungan, Juara 1 Senam JSIT diraih SMPIT Izzatul Islam Getasan, Juara 1 Tenis Meja Putra oleh SMPIT Nurul Islam Tengaran, dan Juara Tenis Meja Putri diraih oleh SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]