URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengajak kepada warga masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat melalui Porwakos (Pekan Olahraga Warga Kota Semarang) tahun 2023. Selain itu, Porwakos juga diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet unggul yang dapat mengharumkan Kota Semarang di level yang lebih tinggi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang Galakkan Olahraga, PORWAKOS 2023 Diharapkan Lahirkan Atlet Berkualitas

Wali Kota Semarang Galakkan Olahraga, PORWAKOS 2023 Diharapkan Lahirkan Atlet Berkualitas

Wali Kota Semarang Galakkan Olahraga, PORWAKOS 2023 Diharapkan Lahirkan Atlet Berkualitas

featured-img

Semarang – Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengimbau warga masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat melalui olah raga.

Hal tersebut disampaikan wali kota yang akrab disapa Mbak Ita usai membuka Pekan Olahraga Warga Kota Semarang (PORWAKOS) tahun 2023 di Gor Tri Lomba Juang Semarang, Kamis (9/3/2023).

“Ada empat jenis olah raga dalam Porwakos ini. Catur, voli, sepak bola, dan senam Sicita. Yang mana diharapkan dari sini ada satu bentuk kekompakan dari warga Semarang,” terang Wali Kota  Semarang, Kamis (9/3/2023).

“Kita ini bermaksud agar masyarakat mulai melakukan gaya hidup sehat. Yang kedua, Saya juga mensosialisasikan senam Sicita,” imbuhnya.

Dilangsir dari semarangkota.go.id, pihaknya juga menerangkan bahwa Porwakos menjadi upaya pihaknya untuk melahirkan bibit-bibit unggul yang nantinya bisa berprestasi di level yang lebih tinggi dan mengharumkan Kota Semarang.

“Kita harap juga akan muncul bibit-bibit unggul dari wilayah dan keguyuban dari warga. Contohnya tadi ada anak SD yang sudah ikut lomba catur nah kita harapkan seperti itu,” lanjut Mbak Ita.

Ke depannya, Mbak Ita optimis acara PORWAKOS dapat berjalan lebih meriah lagi. PORWAKOS juga menjadi ajang silaturahmi antar warga kecamatan yang semakin merekatkan kehidupan harmonis di Kota Semarang.

“Kita harapkan ini dapat menggerakkan, menyemangati masyarakat agar menjadi agen perubahan dari para peserta untuk kemudian diturunkan ke warga-warga di masing-masing wilayahnya,” tandas Mbak Ita.

PORWAKOS tahun 2023 diikuti oleh 16 kontingen dari 16 kecamatan di Kota Semarang dengan total sekitar 900 warga yang berpartisipasi dalam event ini. Adapun juara Porwakos tahun sebelumnya adalah Kecamatan Pedurungan. Dalam pembukaan Porwakos, hadir pula Danlanal, Kasdim, Dandenpom.

BACA JUGA :

Maximiliano Tristan Pranaja, siswa SD Negeri Banyubiru 1 Kabupaten Semarang, meraih dua medali emas dan juara umum renang O2SN SD Tingkat Jawa Tengah 2026 di Kolam Renang Jatidiri, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026). Tristan menjadi terbaik pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan gaya dada setelah pulih dari cedera fraktur, sehingga berhak mewakili Jawa Tengah pada O2SN SD Tingkat Nasional di Jakarta pada Agustus mendatang.
Raih Dua Emas O2SN Jateng, Atlet Renang Kabupaten Semarang Melaju ke Tingkat Nasional
Sebanyak 2.935 atlet taekwondo dari enam provinsi mengikuti Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang yang resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sabtu (27/6). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Tengah memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini guna mencetak atlet berprestasi dan berdaya saing di tingkat internasional.
GOR Jatidiri Dipenuhi Ribuan Atlet, Gubernur Jateng Cup Taekwondo 2026 Berlangsung Meriah
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar