URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan siswa SMKN 6 Semarang diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala SMKN 6 Semarang Berti Sagendra menyebut hingga Jumat (31/7/2026) sekitar 690 laporan telah diterima melalui pendataan sekolah. Siswa mengeluhkan pusing, diare, mual, dan muntah, sementara Dinas Kesehatan Kota Semarang bersama Puskesmas Halmahera melakukan penanganan, termasuk merujuk sejumlah siswa ke rumah sakit.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Siswa SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG, Dinkes Lakukan Penanganan

Ratusan Siswa SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG, Dinkes Lakukan Penanganan

Ratusan Siswa SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG, Dinkes Lakukan Penanganan

featured-img
📰 Dikutip dari: detik.com

BACA JUGA :

Wapres Gibran Minta Kebutuhan Dasar Warga Jadi Prioritas Penanganan Pascagempa Sikka
Wapres Gibran Minta Kebutuhan Dasar Warga Jadi Prioritas Penanganan Pascagempa Sikka
Wapres Gibran Tinjau RSUD TC Hillers Maumere, Pastikan Perawatan Korban Gempa
Wapres Gibran Tinjau RSUD TC Hillers Maumere, Pastikan Perawatan Korban Gempa
Pameran UMKM HUT ke-81 Jateng Hadirkan Ratusan Produk dari Berbagai Daerah
Pameran UMKM HUT ke-81 Jateng Hadirkan Ratusan Produk dari Berbagai Daerah
Garuda Pertiwi Bidik Final Srikandi Merdeka Cup, Hadapi Yordania di Semifinal
Garuda Pertiwi Bidik Final Srikandi Merdeka Cup, Hadapi Yordania di Semifinal
Imbas Gempa Bantul, KA Sempat Berhenti di Prambanan Klaten untuk Pemeriksaan Jalur
Imbas Gempa Bantul, KA Sempat Berhenti di Prambanan Klaten untuk Pemeriksaan Jalur
Pelaku Penyerangan Siswa SMKN 4 Semarang dengan Parang Ditangkap Polisi
Pelaku Penyerangan Siswa SMKN 4 Semarang dengan Parang Ditangkap Polisi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan