URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit

Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit

Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Sedikitnya 400 atlet bulutangkis dari berbagai kelompok usia ambil bagian dalam Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga yang digelar di GOR SMUKI Salatiga. Kejuaraan yang menjadi agenda rutin tahunan PBSI Kota Salatiga ini akan berlangsung selama lima hari ke depan.

Ketua PBSI Kota Salatiga, dr. Vita Olivia, mengatakan Kejurkot kali ini mempertandingkan 21 nomor pertandingan dari berbagai kategori usia. Salah satu nomor yang menjadi perhatian adalah Tunggal Taruna Putra (TTA), yang dikenal sebagai kelas paling bergengsi karena menjadi ajang unjuk kemampuan para atlet muda terbaik di Kota Salatiga.

“Peserta yang mengikuti Kejurkot tahun ini lebih dari 400 atlet. Mereka berasal dari berbagai kelompok usia dan seluruhnya sudah terdaftar dalam Sistem Informasi PBSI Kota Salatiga,” ujar Vita.

Selain pertandingan resmi, panitia juga menggelar fun game yang diikuti anak-anak kelahiran 2012 hingga 2020. Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan suasana kompetisi kepada atlet usia dini sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga bulutangkis.

Vita menjelaskan, Kejurkot merupakan agenda rutin yang digelar dua kali dalam setahun sebagai bagian dari program pembinaan PBSI, sekaligus mendukung program yang dicanangkan PBSI pusat. Saat ini, Kota Salatiga memiliki 14 klub bulutangkis yang aktif melakukan pembinaan atlet.

Menurutnya, kejuaraan ini menjadi wadah penting untuk menjaring bibit-bibit baru yang berpotensi mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami berharap dari Kejurkot ini muncul atlet-atlet baru yang mampu berprestasi maksimal, baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional,” katanya.

Untuk menjamin kualitas penyelenggaraan, pertandingan dipimpin oleh 20 wasit bersertifikasi tingkat provinsi yang bertugas sebagai perangkat pertandingan selama kejuaraan berlangsung.

Vita juga mendorong semakin banyak penyelenggaraan turnamen bulutangkis di Salatiga. Namun demikian, ia mengingatkan agar setiap kejuaraan memperoleh rekomendasi dari PBSI sehingga pembinaan atlet dapat terpantau dengan baik dan pelaksanaan turnamen memiliki standar yang jelas.

“Semua kejuaraan sebaiknya mendapatkan rekomendasi PBSI agar terpantau, terukur, dan memiliki standar penyelenggaraan yang baik demi kepentingan atlet maupun penyelenggara,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Salatiga, Danang Budi Santoso, mengapresiasi PBSI Kota Salatiga yang konsisten menyelenggarakan Kejurkot sebagai sarana pembinaan prestasi.

Menurut Danang, kegiatan tersebut menjadi bukti kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan insan olahraga dalam upaya meningkatkan prestasi atlet Kota Salatiga.

“Kami berterima kasih kepada PBSI Kota Salatiga yang terus berkomitmen melakukan pembinaan melalui berbagai kejuaraan. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik untuk mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Salatiga,” ujarnya.

BACA JUGA :

Maximiliano Tristan Pranaja, siswa SD Negeri Banyubiru 1 Kabupaten Semarang, meraih dua medali emas dan juara umum renang O2SN SD Tingkat Jawa Tengah 2026 di Kolam Renang Jatidiri, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026). Tristan menjadi terbaik pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan gaya dada setelah pulih dari cedera fraktur, sehingga berhak mewakili Jawa Tengah pada O2SN SD Tingkat Nasional di Jakarta pada Agustus mendatang.
Raih Dua Emas O2SN Jateng, Atlet Renang Kabupaten Semarang Melaju ke Tingkat Nasional
Sebanyak 2.935 atlet taekwondo dari enam provinsi mengikuti Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang yang resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sabtu (27/6). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Tengah memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini guna mencetak atlet berprestasi dan berdaya saing di tingkat internasional.
GOR Jatidiri Dipenuhi Ribuan Atlet, Gubernur Jateng Cup Taekwondo 2026 Berlangsung Meriah
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026
Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov
Sebanyak 30 ribu pengunjung memadati Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Minggu (10/5/2026), dalam ajang Indonesia’s Horse Racing Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026. Event yang digelar SARGA.CO, PP PORDASI, dan Pura Mangkunegaran itu memadukan kompetisi 147 kuda terbaik Indonesia dengan hiburan dan budaya Jawa.
IHR Hadirkan Pacuan Kuda di Indonesia, Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo