KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit

Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit

Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Sedikitnya 400 atlet bulutangkis dari berbagai kelompok usia ambil bagian dalam Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga yang digelar di GOR SMUKI Salatiga. Kejuaraan yang menjadi agenda rutin tahunan PBSI Kota Salatiga ini akan berlangsung selama lima hari ke depan.

Ketua PBSI Kota Salatiga, dr. Vita Olivia, mengatakan Kejurkot kali ini mempertandingkan 21 nomor pertandingan dari berbagai kategori usia. Salah satu nomor yang menjadi perhatian adalah Tunggal Taruna Putra (TTA), yang dikenal sebagai kelas paling bergengsi karena menjadi ajang unjuk kemampuan para atlet muda terbaik di Kota Salatiga.

“Peserta yang mengikuti Kejurkot tahun ini lebih dari 400 atlet. Mereka berasal dari berbagai kelompok usia dan seluruhnya sudah terdaftar dalam Sistem Informasi PBSI Kota Salatiga,” ujar Vita.

Selain pertandingan resmi, panitia juga menggelar fun game yang diikuti anak-anak kelahiran 2012 hingga 2020. Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan suasana kompetisi kepada atlet usia dini sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga bulutangkis.

Vita menjelaskan, Kejurkot merupakan agenda rutin yang digelar dua kali dalam setahun sebagai bagian dari program pembinaan PBSI, sekaligus mendukung program yang dicanangkan PBSI pusat. Saat ini, Kota Salatiga memiliki 14 klub bulutangkis yang aktif melakukan pembinaan atlet.

Menurutnya, kejuaraan ini menjadi wadah penting untuk menjaring bibit-bibit baru yang berpotensi mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami berharap dari Kejurkot ini muncul atlet-atlet baru yang mampu berprestasi maksimal, baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional,” katanya.

Untuk menjamin kualitas penyelenggaraan, pertandingan dipimpin oleh 20 wasit bersertifikasi tingkat provinsi yang bertugas sebagai perangkat pertandingan selama kejuaraan berlangsung.

Vita juga mendorong semakin banyak penyelenggaraan turnamen bulutangkis di Salatiga. Namun demikian, ia mengingatkan agar setiap kejuaraan memperoleh rekomendasi dari PBSI sehingga pembinaan atlet dapat terpantau dengan baik dan pelaksanaan turnamen memiliki standar yang jelas.

“Semua kejuaraan sebaiknya mendapatkan rekomendasi PBSI agar terpantau, terukur, dan memiliki standar penyelenggaraan yang baik demi kepentingan atlet maupun penyelenggara,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Salatiga, Danang Budi Santoso, mengapresiasi PBSI Kota Salatiga yang konsisten menyelenggarakan Kejurkot sebagai sarana pembinaan prestasi.

Menurut Danang, kegiatan tersebut menjadi bukti kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan insan olahraga dalam upaya meningkatkan prestasi atlet Kota Salatiga.

“Kami berterima kasih kepada PBSI Kota Salatiga yang terus berkomitmen melakukan pembinaan melalui berbagai kejuaraan. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik untuk mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Salatiga,” ujarnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]