URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 295 pesepakbola muda dari berbagai daerah di Jawa Tengah mengikuti seleksi tim U-17 Soekarno Cup 2026 di Stadion Kridanggo, Salatiga, Sabtu (13/6/2026). Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Dolfie Othniel Frederic Palit mengatakan seleksi dilakukan untuk memilih 25 pemain terbaik yang akan mewakili Jawa Tengah pada ajang nasional di Jawa Timur pada Agustus mendatang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026

295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026

295 Pesepakbola dari Jawa Tengah ikuti Seleksi Soekarno Cup 2026

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebanyak 295 pesepakbola muda dari berbagai wilayah di Jawa Tengah mengikuti seleksi Soekarno Cup 2026. Mereka selanjutnya akan dipilih menjadi 25 orang sebagai perwakilan Jawa Tengah.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Dolfie Othniel Frederic Palit mengungkapkan euforia momentum Piala Dunia 2026 dimanfaatkan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah untuk melakukan seleksi atlet sepak bola U-17. Para atlet tersebut diproyeksikan untuk mengikuti ajang Soekarno Cup.

Menurut Dolfie, ada 295 pesepakbola dari seluruh Jawa Tengah yang mengikuti seleksi. Selanjutnya akan dipilih 60 atlet, sebelum menjadi 25 orang yang akan mewakili Jawa Tengah.

“Ke-25 pesepakbola usia muda ini akan mewakili Jawa Tengah dalam even Soekarno Cup 2026, pertandingan akan dilaksanakan di Jawa Timur pada Agustus mendatang,” Dolfie, Sabtu (13/6/2026) di Stadion Kridanggo Salatiga.

Menurut Dolfie, Soekarno Cup 2026 diikuti perwakilan dari 16 provinsi se-Indonesia. “Kami ingin memberikan sarana kegiatan yang positif bagi anak muda. Selain jalur olahraga juga untuk berkesenian, sekarang ini melalui even sepak bola,” ungkapnya.

“Termasuk juga PDI Perjuangan ingin membangun komunikasi dengan anak muda melalui jalur olahraga, yang paling diminati sepak bola dan voli,” ujarnya.

Dolfie juga menegaskan bahwa kontingen Jawa Tengah menargetkan menjadi juara di Soekarno Cup 2026. “Itu target pasti, karena itu seluruh persiapan dilakukan dengan baik dan serius,” ungkapnya.

Sementara Asisten Manajer Tim Soekarno Cup DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bagus Suryokusumo mengatakan tim dilatih oleh Srinanda Yudi Himawan dibantu Woli Hindra, Noor Akhmad, dan Dona Aditya. “Persiapan dilakukan sejak dini agar tim Jawa Tengah meraih prestasi maksimal,” tutupnya.

BACA JUGA :

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Maximiliano Tristan Pranaja, siswa SD Negeri Banyubiru 1 Kabupaten Semarang, meraih dua medali emas dan juara umum renang O2SN SD Tingkat Jawa Tengah 2026 di Kolam Renang Jatidiri, Kota Semarang, Rabu (1/7/2026). Tristan menjadi terbaik pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu dan gaya dada setelah pulih dari cedera fraktur, sehingga berhak mewakili Jawa Tengah pada O2SN SD Tingkat Nasional di Jakarta pada Agustus mendatang.
Raih Dua Emas O2SN Jateng, Atlet Renang Kabupaten Semarang Melaju ke Tingkat Nasional
Sebanyak 2.935 atlet taekwondo dari enam provinsi mengikuti Gubernur Jateng Cup Taekwondo Open Tournament 2026 di GOR Jatidiri Semarang yang resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sabtu (27/6). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Tengah memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini guna mencetak atlet berprestasi dan berdaya saing di tingkat internasional.
GOR Jatidiri Dipenuhi Ribuan Atlet, Gubernur Jateng Cup Taekwondo 2026 Berlangsung Meriah
Sedikitnya 400 atlet dari berbagai kelompok usia mengikuti Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Kota Salatiga di GOR SMUKI Salatiga yang berlangsung selama lima hari. Kejuaraan yang digelar PBSI Kota Salatiga ini mempertandingkan 21 nomor sebagai upaya pembinaan, penjaringan atlet potensial, serta mendukung lahirnya prestasi bulutangkis hingga tingkat nasional dan internasional.
Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Salatiga, Danang sebut Ajang cari Bibit
Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi