KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Momentum Hari Jadi ke – 477 Kota Semarang, Supriyadi Daftarkan Diri Bacalon Wali Kota

Momentum Hari Jadi ke – 477 Kota Semarang, Supriyadi Daftarkan Diri Bacalon Wali Kota

Momentum Hari Jadi ke – 477 Kota Semarang, Supriyadi Daftarkan Diri Bacalon Wali Kota

H. Supriyadi S.Sos, MA., salah satu kader PDI Perjuangan, menjadi orang pertama yang mengambil berkas pendaftaran sebagai bakal calon Wali Kota Semarang 2024. Tindakan tersebut dilakukan tepat pada peringatan Hari Jadi Kota Semarang ke-477 di halaman Balaikota Semarang pada Kamis (2/5/2024).
Foto dok Pri
Supriyadi saat mengambil berkas pendaftaran bakal calon Walikota Semarang 2024

RASIKAFM.COM | SEMARANG – H. Supriyadi S.Sos, MA. salah satu kader PDI Perjuangan menjadi orang pertama yang mengambil berkas pendaftaran sebagai bakal calon Wali Kota Semarang 2024.

Dirinya mengambil berkas pendaftaran calon Wali Kota Semarang tepat pada peringatan Hari Jadi Kota Semarang ke 477 di halaman Balaikota Semarang pada Kamis (2/5/2024).

“Hari ini saya mengambil berkas pendaftaran didampingi sekitar 200 orang relawan. Mulai dari kader PDIP, mahasiswa, kelompok milenial, santri, kaum marginal, dan nelayan Tambaklorok. Langsung diterima oleh sekertaris DPC PDIP Pak Pilus,” ungkap Supriyadi yang juga anggota DPRD Kota Semarang.

Sementara, Sekretaris DPC PDIP, Kadarlusman menyebut bahwa siapapun bisa mengambil formulir pendaftaran di PDIP Kota Semarang.

Bahkan dirinya menuturkan formulir tersebut bisa diambil dari luar atau bukan kader PDI Perjuangan.

“Ini tadi Supriyadi ambil formulir, mungkin yang lain menyusul. Sekalipun dari luar partai PDIP yang mau ambil kita persilahkan. Kita belum tahu yang daftar ada berapa ini, kita tunggu sampai tanggal 11 Mei,” kata Pilus sapaan akrabnya.

Dirinya juga menuturkan dari DPC PDIP Kota Semarang nantinya akan mengirimkan nama – nama bakal calon wali kota yang terjaring pada pendaftaran periode ini pada 25 Mei 2024.

“Ini kan pendaftaran, penjaringan nanti kita saring baru setelah ini kita kirim lah ke DPP,” jelasnya.

Disisi lain, dirinya juga menambahkan telah membuka diri untuk menjalin koalisi dengan partai lain di Semarang.

“Kami menjalin komunikasi kok dengan teman-teman partai lain, seperti Gerindra, seperti Demokrat, seperti Golkar, PKS, PKB juga kita komunikasi. Tidak menutup kemungkinan bila cawalkot akan diisi oleh tokoh dari partai koalisi,” pungkasnya.

Supriyadi saat diwawancarai wartawan setelah proses pengambilan formulir pendaftaran.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]