KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Panen Lele, Dua Warga Ambarawa Tewas Tertimpa Tembok Kolam

Panen Lele, Dua Warga Ambarawa Tewas Tertimpa Tembok Kolam

Panen Lele, Dua Warga Ambarawa Tewas Tertimpa Tembok Kolam

AMBARAWA – Marda Wantianto (41) warga Bejalen dan Deni Sariyadi (38) warga Tambakrejo, Kecamatan Ambarawa mengalami nasib naas saat panen ikan lele. Keduanya tertimpa tembok kolam berkedalaman lima meter yang roboh.
Kanit Reskrim Polsek Ambarawa Iptu Bustanul Arief menjelaskan peristiwa naas itu terjadi pada Minggu (25/7/2021) sekira pukul 10.30 WIB di kolam milik Marda. Saat itu ada empat orang yang hendak memanen lele.
Marda dan Deni turun ke kolam, sementara dua orang lainnya yakni Ester dan Jaelani berada di atas. Sekitar pukul 10.30 WIB tiba-tiba tembok bangunan sisi barat kolam yang terbuat dari batako roboh mengenai korban Deni.
Melihat kejadian tersebut, Marda berniat menolong Deni namun tembok kolam sisi utara runtuh menimpanya. Karena kejadian tersebut, Ester dan Jaelani meminta tolong warga sekitar dan menghubungi Polsek Ambarawa. Petugas lalu melakukan evakuasi kedua korban selanjutnya dibawa ke RS Dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara diketahui kedua korban dalam keadaan meninggal posisi tenggelam di dalam kolam. Konstruksi tembok kolam ikan dengan kedalaman lima meter dan luas 5X6 meter itu diduga dalam keadaan rapuh dan tidak berkerangka. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah XVII pada 25–31 Oktober 2026 turut meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Semarang. Kepala Dinas Pariwisata Wiwin Sulistyowati menyebut tingkat hunian hotel meningkat, sementara villa dan homestay menjadi alternatif akomodasi bagi atlet, ofisial, keluarga, serta suporter yang datang.
Porprov Jateng 2026 Jadi Magnet Wisata, Hotel hingga Homestay di Kabupaten Semarang Kebanjiran Tamu
[pekok2]