KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Parah! Maling Gasak 16 Laptop di Dua Sekolah dalam Semalam

Parah! Maling Gasak 16 Laptop di Dua Sekolah dalam Semalam

Parah! Maling Gasak 16 Laptop di Dua Sekolah dalam Semalam

UNGARAN – Aksi pencurian dengan sasaran gedung sekolah kembali terjadi. Kali ini menimpa dua sekolah negeri di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang yakni SD Negeri Lerep 01 dan SMP Negeri 6 Ungaran Satu Atap.

Saat ditemui di lokasi, Kepala SD Negeri Lerep 01 Muhammad Joko Mulyanto mengungkapkan kejadian itu diketahui pada Selasa (8/11/2022) dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Waktu itu penjaga sekolah sedang tidak berada di tempat karena menghadiri acara pengajian.[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Biasanya penjaganya tidur di sekolah. Kebetulan jam 22.00 pergi karena ada pengajian. Sepulang pengajian baru ketahuan kalau gembok teralis dan palang kayu di jendela belakang ruang serbaguna rusak,” ungkap Joko, Rabu (9/11/2022).

Mengetahui hal itu pihaknya segera menghubungi pihak keamanan dan melakukan pengecekan di setiap ruangan. Diketahui gembok ruangan serbaguna dan ruang guru rusak. Sebanyak 15 chromebook dan satu LCD proyektor inventaris sekolah raib dibawa kabur pencuri. Akibatnya pihaknya menderita kerugian mencapai Rp 124 juta.

“Yang bikin saya kecewa, 15 chromebook bantuan dari Kemdikbudristek itu baru dipakai sekali waktu Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Oktober kemarin malah sekarang hilang,” ungkapnya.

Kejadian serupa juga dialami SMP Negeri 6 Ungaran Satu Atap. Di waktu yang sama, gedung sekolah tersebut kehilangan 1 unit komputer, 1 laptop dan uang tunai sebesar Rp 1 juta 220 ribu. Berdasarkan keterangan Kepala SMPN 6 Ungaran Satu Atap Miftakhul Jannah, peristiwa itu terjadi antara pukul 22.00 sampai dengan 23.00 WIB.

“Saat itu penjaga sekolah mau salat isya sekitar jam 22.00, namun ketiduran di musala. Terbangun sekitar jam 23.30 lalu patroli ngecek ruang TIK ternyata pintu teralis sudah bergeser dan gemboknya hilang,” ujarnya.

Mengetahui hal itu, lanjut Jannah, penjaga sekolah segera mengambil alat perlindungan diri untuk berjaga-jaga jika ada orang yang mencurigakan. Setelah merasa cukup aman, ia kembali mengecek ruang TIK dan mendapati keadaan ruangan berantakan.

“Setelah diperiksa ternyata 1 komputer dan 1 laptop hilang. Keesokan paginya diadakan pengecekan lagi di ruangan lain, didapati sejumlah laci meja ruang guru dalam keadaan terbuka dan ada uang tunai Rp 1.220.000 turut hilang,” paparnya.

Sementara pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian tersebut dengan memeriksa sejummlah saksi dan mengumpulkan barang bukti.

“Dimungkinkan pelaku telah merencanakan dan memetakan lokasi sebelum beraksi mengingat lokasi kedua sekolah tersebut berada dalam satu jalur sehingga aksinya dilakukan dalam satu waktu,” terang Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika. (win)

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
[pekok2]