KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pelaksanaan PAT di Kabupaten Semarang Secara Daring Terkendala Sinyal

Pelaksanaan PAT di Kabupaten Semarang Secara Daring Terkendala Sinyal

Pelaksanaan PAT di Kabupaten Semarang Secara Daring Terkendala Sinyal

Ilustrasi,  belajar secara daring

UNGARAN – Terjadinya peningkatan angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Semarang dalam kurun waktu beberapa minggu terakhir, membuat pemerintah daerah setempat mengeluarkan kebijakan pelaksanaan penilaian akhir tahun (PAT) sekolah dilakukan secara daring. Terutama pada empat kecamatan yang berzona merah hingga sekarang, yakni Kecamatan Bergas, Tuntang, Pabelan dan Bancak.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan dari hasil evaluasi serta monitoring penanganan pandemi Covid-19 terjadi kenaikan kasus. Oleh karena itu, pihaknya memerintahkan PAT dari jenjang PAUD, TK, SD dan SMP sederajat dilakukan secara daring baik sekolah negeri maupun swasta. Saat ini menurut Bupati, Kabupaten Semarang memiliki zona risiko dengan tinggi rasio penyebaran Covid-19 mencapai 0 sampai 1,8. Ngesti juga menegaskan, untuk sekolah yang terletak pada wilayah kategori susah sinyal masih mendapat prioritas melakukan PAT secara tatap muka atau offline dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo menuturkan, saat ini semua sekolah di empat kecamatan zona merah tersebut tidak boleh melakukan aktivitas pendidikan. Namun pada kenyataannya di lapangan susah sinyal justru dialami di empat kecamatan tersebut. Sehingga pihaknya memberikan dispensasi perpanjangan waktu PAT bagi sekolah di empat kecamatan yang berzona merah. Hal tersebut dilakukan guna memudahkan sekolah untuk merekap nilai siswa terutama pada sekolah dasar dan menengah. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]