[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memberikan apresiasi pada inovasi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga yang tidak lagi menilai mahasiswa berdasarkan ujian dan skripsi, melainkan dari keaktifan hingga talenta diri yang dapat dikonversi sebagai penilaian.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Apresiasi Konsep Merdeka Belajar yang Diusung UKSW

Ganjar Apresiasi Konsep Merdeka Belajar yang Diusung UKSW

Ganjar Apresiasi Konsep Merdeka Belajar yang Diusung UKSW

[@]Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi inovasi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, yang tidak lagi terpaku pada ujian dan skripsi sebagai penilaian akhir.

Sebagai gantinya, keaktifan hingga talenta diri dikonversi sebagai penilaian.
Hal itu disampaikan Ganjar seusai menghadiri dan menjadi narasumber dalam Gelar Inovasi Harmoni Nusantara, di UKSW Salatiga, Jumat (24/2/2023).sore.

Saat itu, Rektor UKSW Intiyas Utami menuturkan, UKSW akan menerapkan mulai menerapkan hal tersebut pada semester gasal 2023/2024.

“Jadi tidak harus skripsi, tapi mahasiswa bisa memberikan produknya, karyanya. Bisa website, aplikasi, atau apapun yang sesuai,” kata Intiyas.

Mendengar itu, Ganjar mengacungi jempol. Menurutnya cara tersebut merupakan merdeka belajar yang sesungguhnya, di mana UKSW membuka diri pada perubahan.

“Jadi UKSW membuka diri, bahasa saya memberikan ruang ekspresi pada mahasiswa, dan mulai banyak kegiatan kemahasiswaan yang bisa dikonversi menjadi nilai,” ujarnya.

Ganjar mengatakan, inovasi itu sejalan dengan konsep merdeka belajar. Dengan demikian akan mendorong mahasiswa semakin aktif dan inovatif.

“Inovasinya muncul, dan mereka mulai mengolaborasikan antara pengetahuan yang di dalam dengan bakat yang dimiliki. Ini betul-betul dalam kaitan personal development, ini sangat bagus,“ tegasnya.

Di sisi lain, Ganjar juga yakin ke depannya mahasiswa akan semakin tertantang untuk menguji dirinya sendiri. Sehingga, perkuliahan juga akan semakin menarik.

“Talenta itu dikerahkan semuanya, dan biasanya yang seperti ini akan melahirkan inovasi-inovasi dan kreasi, yang sangat dahsyat dari pikiran anak muda,” ucapnya.

Dalam acara itu, hadir Forkopimda Kota Salatiga. Galeri Inovasi Harmoni Nusantara itu diikuti 14 fakultas di UKSW. Masing-masing memamerkan produk atau karya inovasi dari mahasiswa.
Salah satunya yang dipamerkan stand Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang menggelar monopoli. Bukan monopoli biasa, tetapi monopoli “Gayeng Jateng” hasil inovasi mahasiswa lintas program studi di FKIP.

Ada pula stand Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB), yang memamerkan hasil inovasi minuman jahe lemon dan teh bit yang baru saja menerima hak paten. Minuman itu juga dapat dicicipi oleh pengunjung. Dalam stand ini terdapat juga pameran inovasi sirup labu, tepung gandum utuh local (GaUL), produk olahan gandum, dan malai gandum, serta hasil publikasi mahasiswa.

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]