URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menjadi tuan rumah Festival Adat Budaya Nusantara VII yang digelar di Balairung UKSW, Salatiga, Sabtu (25/7/2026), dengan mengusung tema Melangit dalam Karya, Membumi dalam Budaya. Kegiatan yang untuk pertama kalinya berlangsung di Salatiga ini menghadirkan Royal Dinner, Festival Putri Keraton, pertunjukan seni budaya, serta penandatanganan Piagam Salatiga sebagai wadah mempertemukan raja, sultan, pemangku adat, dan tokoh budaya guna memperkuat pelestarian budaya, dialog lintas komunitas, dan kolaborasi dalam keberagaman.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga

Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga

Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Royal Dinner dan Festival Putri Keraton yang merupakan bagian dari rangkaian Festival Adat Budaya Nusantara VII. Mengangkat tema “Melangit dalam Karya, Membumi dalam Budaya”, kegiatan ini akan digelar pada Sabtu (25/7/2026) malam di Balairung UKSW, Salatiga. Festival Adat Budaya Nusantara VII menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di Salatiga. UKSW bersama Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) menghadirkan kegiatan ini sebagai ruang perjumpaan ratusan raja, sultan, pemangku adat, dan tokoh budaya dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Royal Dinner dan Festival Putri Keraton akan menjadi bagian dari rangkaian agenda yang mempertemukan kekayaan tradisi, budaya, dan identitas Nusantara. Selain kedua agenda tersebut, kegiatan di Balairung UKSW juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya Nusantara serta penandatanganan Piagam Salatiga. Kehadiran para raja, sultan, pemangku adat, dan tokoh budaya dalam satu ruang menjadi gambaran keberagaman budaya Indonesia yang hidup dalam berbagai tradisi dan komunitas. Melalui Festival Adat Budaya Nusantara VII, UKSW dan MATRA mendorong terciptanya ruang dialog serta kolaborasi lintas budaya untuk merawat warisan budaya Nusantara di tengah perkembangan zaman.

Sebagai Kampus Indonesia Mini, UKSW memiliki komitmen untuk terus menghadirkan ruang perjumpaan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang budaya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dan berbagai kegiatan yang mempertemukan keberagaman sebagai kekuatan untuk memperkuat identitas bangsa.

Penyelenggaraan Festival Adat Budaya Nusantara VII di UKSW juga menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pelestarian budaya dan penguatan pendidikan berbasis keberagaman. Upaya ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 yaitu pendidikan berkualitas, khususnya dalam mendorong pendidikan yang menghargai keberagaman budaya, serta SDGs ke-16 yaitu perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh melalui penguatan dialog, kolaborasi, dan hubungan antarkomunitas.

Kegiatan ini juga sejalan dengan Asta Cita ke-3, yaitu memperkuat kehidupan sosial dan budaya serta memperkokoh kerukunan dalam keberagaman, dan Asta Cita ke-4 melalui penguatan pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, sains, dan teknologi. Melalui pendidikan dan ruang perjumpaan budaya, keberagaman tidak hanya dirayakan, tetapi juga menjadi kekuatan untuk membangun masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

BACA JUGA :

Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
WhatsApp Image 2026-09-01 at 21.14
Dalam Rangka Hari Lahir Kejaksaan Ke-81, Gelar Baksos, Penyaluran Beras di 3 Panti Asuhan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved