KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pelatih PSIS Merasa Dirugikan Saat Gagal Raih Point Lawan Persib Bandung

Pelatih PSIS Merasa Dirugikan Saat Gagal Raih Point Lawan Persib Bandung

Pelatih PSIS Merasa Dirugikan Saat Gagal Raih Point Lawan Persib Bandung

SEMARANG – PSIS gagal meraih satupun poin saat bertanding di pekan keempat BRI Liga 1 melawan Persib Bandung, Sabtu (13/8/2022) sore. Skor berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Tim Maung Bandung.

Pelatih PSIS, Sergio Alexandre mengaku dirugikan wasit dalam pertandingan tersebut. Hal itu dikarenakan PSIS banyak mendapatkan keputusan dari wasit yang kurang bisa diterima seperti ketika penalti pertama menurutnya Jonathan Cantillana tidak handsball dan bola mengenai dadanya.

“Namun wasit menganggap itu handsball dan terjadi penalti,” ujar Sergio kepada awak media.

Kemudian yang kedua dari gol Dewangga ketik wasit sudah melihat jelas namun ia tak mengerti malah dianulir dan digagalkan sebagai sebuah gol.

“Wasit pasti sudah melihat jelas. Namun tidak tahu kenapa gol dianulir,” terangnya.

Akan tetapi Sergio mengaku kecewaan ini tak akan ia rasakan berlama-lama dan akan kembali fokus untuk laga selanjutnya. Ia berharap di pertandingan selanjutnya bisa meraih hasil yang maksimal.

“Fokus ke laga selanjutnya untuk meraih hasil yang terbaik,” jelasnua.

Sementara itu, salah satu pemain PSIS, Ahmad Syiha Buddin juga mengungkapkan kekecewaannya dari kekalahannya di pertandingan ini. Akan tetapi hal itu tidak membuat dirinya untuk tidak fokus meraih hasil yang baik di laga selanjutnya.

“Namun tidak usah dikesali terlalu lama dan fokus laga selanjutnya,” sambungnya.

Dari kekalahan ini PSIS Semarang tertahan di urutan ke-8 peringkat sementara BRI Liga 1 dengan 4 poin. Pertandingan selanjutnya PSIS akan menjamu Persik Kediri pada Kamis 18 Agustus 2022 yang rencananya akan digelar di Stadion Jatidiri Semarang.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]