KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pemerintah Pusat Bagi-bagi Mesin Pompa Air, Jokowi: Dongkrak Produksi Padi Nasional

Pemerintah Pusat Bagi-bagi Mesin Pompa Air, Jokowi: Dongkrak Produksi Padi Nasional

Pemerintah Pusat Bagi-bagi Mesin Pompa Air, Jokowi: Dongkrak Produksi Padi Nasional

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau operasional mesin pompa air di persawahan Dusun Bejirejo, Desa Kalibeji, Tuntang, Kabupaten Semarang pada Rabu (19/6/2024), didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Jokowi melihat langsung kinerja pompa air yang mengairi area persawahan dan menjelaskan bahwa program pompanisasi ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai antisipasi menghadapi musim kering yang diprediksi BMKG akan berlangsung dari Juli hingga November.
Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Presiden Jokowi meninjau pompa air bantuan dari pemerintah di areal persawahan Dusun Bejirejo Desa Kalibeji, Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu (19/6/2024).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau operasional mesin pompa air di areal persawahan Dusun Bejirejo Desa Kalibeji, Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu (19/6/2024). Orang nomor satu di Indonesia itu datang didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri PUPR Basuki Hadimulyono.

Sesampainya di lokasi, Jokowi berkesempatan melihat hamparan padi yang menguning dengan berjalan di sepanjang pematang sawah. Ia juga mengamati secara langsung kinerja pompa air yang difungsikan untuk mengairi area persawahan.

“Program pompanisasi ini kita laksanakan secara serentak di Indonesia,” kata dia kepada para awak media.

Disampaikan Jokowi, berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia diprediksi akan mengalami musim kering yang cukup panjang pada tahun ini. Dimulai dari Juli hingga November mendatang. Oleh karena itu, pompanisasi dilakukan sebagai antisipasi terhadap kemungkinan tersebut.

“Harapannya, pola ini dapat meningkatkan produksi padi Jawa Tengah hingga 1,3 juta ton. Sebelumnya produksi padi Jawa Tengah mencapai 8,9 juta ton,” ungkapnya.

Dicontohkan oleh Jokowi, dengan adanya satu mesin pompa air di Desa Kalibeji ini, lahan sawah yang dapat diairi mencapai 77 hektar. Selain itu juga dapat membantu petani untuk panen dua kali setahun dari sebelumnya hanya sekali.

Sementara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan rencananya akan dibagikan total sebanyak 75 ribu unit mesin pompa air ke seluruh tanah air. Kapasitas mesin bervariasi ada yang 8 PK (paar den Kraft) dan 18 PK.

“Saat ini pemerintah sudah membagikan 25 ribu mesin pompa air. Sisanya masih terus berjalan,” ujarnya.

Salah seorang anggota Gapoktan “Ngudirejo”, Yusman (62) mengakui selama ini banyak petani kekurangan air. Kondisi itu berimbas pada tingkat produksi panen yang hanya dua ton per hektar. Selama para petani hanya mengandalkan air yang mengalir alami dari mata air Regunung.

“Alhamdulillah kami senang dengan adanya bantuan mesin pompa air ini. Dengan air yang terjamin, mudah-mudahan dapat meningkatkan hasil panen,” bebernya. (win/diskominfo)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang