URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana menginap di Salatiga setelah melakukan serangkaian kunjungan di Jawa Tengah. Tiba di Grand Wahid Hotel pada Senin (22/1/2024) pukul 21.30, Jokowi menyempatkan diri bertemu langsung dengan warga yang berkumpul di sekitar hotel. Informasi menyebutkan bahwa Presiden memilih menginap di President Suite, kelas tertinggi di hotel dengan luas 64 m2, dan merupakan satu-satunya di Grand Wahid Hotel Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jokowi dan Iriana Bermalam di Grand Wahid, Emawati Berharap Kedepan Salatiga Semakin Maju

Jokowi dan Iriana Bermalam di Grand Wahid, Emawati Berharap Kedepan Salatiga Semakin Maju

Jokowi dan Iriana Bermalam di Grand Wahid, Emawati Berharap Kedepan Salatiga Semakin Maju

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana menginap di Salatiga setelah melakukan serangkaian kunjungan di Jawa Tengah. Tiba di Grand Wahid Hotel pada Senin (22/1/2024) pukul 21.30, Jokowi menyempatkan diri bertemu langsung dengan warga yang berkumpul di sekitar hotel. Informasi menyebutkan bahwa Presiden memilih menginap di President Suite, kelas tertinggi di hotel dengan luas 64 m2, dan merupakan satu-satunya di Grand Wahid Hotel Salatiga.
Foto dok Ema
General Manager Grand Wahid Hotel Salatiga, Emawati, berfoto dengan Presiden RI Joko Widodo dan rombongan
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Presiden Jokowi dan Ibu Iriana menginap di Salatiga, setelah mengunjungi RSUD Salatiga dan menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat di Lapangan Klumpit, serta kunjungan ke Magelang dan Wonosobo.

Presiden Joko Widodo tiba di Hotel pada Senin (22/1/2024) pukul 21.30.
Jokowi menyempatkan diri menghampiri warga yang berjejal untuk bisa bertemu dengannya secara langsung.

Berdasarkan informasi Jokowi memilih menginap di kelas tertinggi hotel tersebut, yakni President Suite. Kamar ini memiliki luasan 64 m2 dan merupakan satu-satunya di Grand Wahid Hotel Salatiga. Harga menginap semalam di kamar tersebut mencapai Rp 5 juta.

General Manager Grand Wahid Hotel Salatiga, Emawati, mengungkapkan Presiden Jokowi sangat menikmati kenyamanan di President Suite selama bermalam di hotel tersebut.

“Selama menginap di Grand Wahid Hotel Salatiga, Presiden menikmati makan malam dan sarapan, apalagi Makanan yang disajikan semua khas Salatiga” ujar Ema.

Menurutnya hal ini merupakan kehormatan tersendiri bagi Hotel Grand Wahid Salatiga, “Terima kasih karena bapak Presiden bersama mentri berkenan bermalam di hotel, semoga kedepan membuka pintu wisata dikota Salatiga lebih maju lagi” ujar Emawati.

Menurut Emawati, makanan tradisional berkenan dicicipi oleh Presiden dan ibu serta tamu rombongan.

Pagi harinya, disiapkan makanan rebusan seperti ketela rebus, pisang rebus. Serta buah buahan dan juga telor.

Pantauan media Jam 06.30 pagi, Presiden Jokowi disambut Pj walikota Salatiga Yasip Khasani, Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti yang kemudian melepas Presiden Joko Widodo di depan Hotel Grand Wahid Salatiga untuk melanjutkan kunjungan kerjanya ke Grobogan dan Blora.

BACA JUGA :

Seorang remaja berinisial MYN (21), warga Kabupaten Purworejo, meninggal dunia setelah tenggelam di dam Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (3/8/2026) sore. Korban diduga tenggelam usai melompat ke sungai saat bermain bersama rekannya, kemudian dievakuasi oleh warga, polisi, PMI, dan relawan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam
Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved