URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), melakukan kunjungan kerja ke RSUD Salatiga pada Senin (22/1/2024), dalam upaya untuk meninjau langsung pelayanan rumah sakit terhadap pasien, terutama bagi pemegang kartu industrial KIS dan BPJS. Didampingi Pj. Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, dan Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, Jokowi tiba di RSU Salatiga dan disambut oleh Direktur RSUD, dr. Riani Isyana Pramasanthi. Selama kunjungan tersebut, Presiden bertemu dengan pasien rawat inap dan yang antre di Poliklinik Reguler RSUD Salatiga untuk memastikan tidak ada pungutan yang dikenakan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jokowi Kunjungi RSUD Salatiga, Riani Berjanji akan Tingkatkan Pelayanan

Jokowi Kunjungi RSUD Salatiga, Riani Berjanji akan Tingkatkan Pelayanan

Jokowi Kunjungi RSUD Salatiga, Riani Berjanji akan Tingkatkan Pelayanan

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke RSUD Salatiga, Senin (22/1/2024). Kunjungan ini dalam rangka melihat pelayanan rumah sakit terhadap pasien, khususnya bagi masyarakat pengguna kartu industrial KIS dan BPJS. Didampingi Pj. Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, dan Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, Jokowi tiba di RSU Salatiga disambut Direktur RSUD, dr. Riani Isyana Pramasanthi, menemui pasien dan meninjau pelayanan rawat inap hingga pelayanan poliklinik regular.

“Karena kita tahu, kartu industrial kita KIS itu sudah diberikan kepada kurang lebih 96.000.000 orang. Dan yang ikut BPJS sekarang ini sudah mencapai 267.000.000 orang. Artinya sudah 95 persen lebih penduduk Indonesia sudah memakai BPJS,” terang Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi menemui para pasien yang rawat inap dan yang sedang antre di Poliklinik Reguler RSUD Salatiga dan menanyakan ada pungutan atau tidak.

“Saya tanyakan tadi apakah ada pungutan, nggak ada. Apakah nginap pasien nginap di rumah sakit dibatasi, juga tidak. Saya kira ini bagus. Memang, layanan masih antre itu yang perlu dipercepat. Tapi semua hampir sama. Tadi saya tanyakan baru 30 menit belum berjam-jam. Saya kira masih baik,” jelas Jokowi.

Jokowi menggarisbawahi, pelayanan di rumah sakit perlu dipercepat sehingga akan memperpendek antrean pasien. Begitu pula dengan fasilitas seperti tempat yang masih kurang memadai sehingga pasien harus berdesak-desakan.

“Tadi masih saya lihat (pasien) antre masih berdesak-desakan karena memang tempatnya saya lihat sudah tidak memadai. Tapi menurut saya, adanya KIS Kartu Indonesia Sehat dan BPJS sangat-sangat membantu masyarakat. Kira-kira semakin ke sini, pelayanan terus diperbaiki. Itu yang kita harapkan ya,” imbuh Jokowi.

Direktur RSUD Salatiga atas nama manajemen RSUD menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan pelayanan yang lebih baik dan lebih optimal, begitu pula dalam meningkatkan pelayanan prasarana yang ada. Ia menyampaikan terimakasih kepada Presiden Jokowi dan Kemenkes RI yang telah mensupport RSUD Salatiga untuk lebih baik lagi.

“Atas nama Manajemen RSUD, kami akan lebih meningkatkan pelayanan, prasarana dan keramahan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Di RSUD Salatiga ini, Pak Jokowi tadi menyempatkan diri untuk bertemu dengan pasien dan menanyakan bagaimana pelayanan rumah sakit, khususnya untuk pasien KIS dan BPJS. Alhamdulillah, komentar pasien positif semua,” ucap Riani.

BACA JUGA :

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved