KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Awali Pengadaan Smart Car untuk Mobil Dinas

Pemkab Semarang Awali Pengadaan Smart Car untuk Mobil Dinas

Pemkab Semarang Awali Pengadaan Smart Car untuk Mobil Dinas

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Untuk kali pertama, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mengawali pengadaan smart car sebagai kendaraan dinas di Jawa Tengah. Kendaraan itu berupa mobil Hybrid Electric Vehicle (HEV) All New Kijang Innova Zenix Q.

Sebanyak 7 unit HEV diserahkan kepada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) di lingkungan Pemkab Semarang untuk menunjang kinerjanya. Penyerahan mobil dinas tersebut digelar di pendapa rumah dinas Bupati Semarang, Kamis (15/12/2022).

“Kendaraan dinas yang kita pakai saat ini tahun 2016. Sebenarnya tahun kemarin kita berencana lakukan pengadaan, tapi kena pandemi. sehingga kita lakukan pengadaan sebanyak 7 unit mobil hybrid untuk forkompinda pada tahun ini,” ujar Bupati Semarang Ngesti Nugraha.

Dijelaskan Ngesti, pengadaan mobil hybrid yang merupakan perpaduan mobil berbahan bakar minyak dan listrik ini dinilai efisien. Sehingga bisa menghemat pengeluaran anggaran BBM kendaraan dinas.

“Mobil yang saat ini kita pakai, untuk 1 liter BBM hanya cukup menempuh 11 kilometer. Tapi yang hybrid ini bisa antara 20 sampai 25 kilometer, sehingga tentunya lebih efisien,” terangnya.

Diakuinya, untuk saat ini pengadaan kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Semarang belum sepenuhnya kendaraan listrik. Mengingat topografi wilayah Kabupaten Semarang yang variatif, sehingga yang dirasa cocok adalah mobil jenis hybrid ini.

“Pada prinsipnya kami mendukung kebijakan Presiden terkait penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas. Semoga secara bertahap kita bisa melaksanakan kebijakan itu secara penuh,” ungkapnya.

Komisaris PT New Ratna Motor (Nasmoco Group), Pribadi Dian Nurcahya mengatakan sejak diperkenalkan 21 November 2022, All New Kijang Innova Zenix mendapatkan respon yang luar biasa dari masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemkab Semarang, menggunakan All New Kijang Innova Zenix Q sebagai mobil dinas untuk mendukung aktivitas jajaran Forkompinda di lingkungannya, sekaligus untuk mendukung upaya pemerintah mencapai pengurangan emisi karbon,” jelasnya.

Dikatakan lebih lanjut oleh Dian, selain memiliki keunggulan efisien dalam penggunaan BBM, mobil All New Kijang Innova Zenix Q ini juga sudah menggunakan teknologi Toyota Safety Sense (TSS) 3.0. Teknologi itu membuat pengemudi merasa lebih aman saat berkendara.

“Jarak deteksi ke depan menjadi lebih luas baik ke atas maupun ke bawah, dan ke kanan maupun ke kiri. Simpelnya, saat kendaraan di depannya berhenti maka ikut berhenti. Jalan lagi, maka otomatis ikut jalan juga,” paparnya.

Sementara Regional Business Division Head Nasmoco Group Idwan Wiatmojo menyampaikan pihaknya mendukung kebijakan pemerintah terkait elektrifikasi kendaraan dinas. Oleh karena itu, penyerahan mobil dinas HEV ini sebagai salah satu rintisan bentuk dukungan terhadap pemerintah.

“Kami sangat berharap, jajaran Pemprov, Pemkab dan Pemkot yang ada di Jateng dan DIY ini turut serta menggunakan HEV sebagai kendaraan dinas. Kami akan prioritaskan,” urainya.

Ditambahkan Idwan, sampai saat ini pihaknya telah menerima tidak kurang dari 1.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Jumlah itu terdiri dari kendaraan ber-BBM dan hybrid. (win)

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]