KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemprov Jateng Siapkan Skenario Vaksinasi di Malam Hari Bulan Ramadhan

Pemprov Jateng Siapkan Skenario Vaksinasi di Malam Hari Bulan Ramadhan

Pemprov Jateng Siapkan Skenario Vaksinasi di Malam Hari Bulan Ramadhan

Ilustrasi

RASIKAFM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sudah meminta Dinas Kesehatan Provinsi Jateng untuk menyiapkan skenario vaksinasi saat Ramadan. Skenario yang disiapkan, untuk melayani masyarakat yang ingin melaksanakan vaksinasi malam atau setelah buka puasa. Sebab tak dipungkiri, akan ada golongan lansia tertentu yang ingin melakukan vaksinasinya setelah berbuka puasa atau malam hari

Ganjar Pranowo mengatakan, skenario vaksinasi malam hari juga disiapkan di 35 daerah. Namun, pelaksanaanya tetap bergantung dengan jumlah vaksin yang tersedia. Di sisi lain, skenario vaksinasi malam hari disiapkan sehingga target vaksinasi terhadap lansia tetap bisa tercapai.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sejumlah skenario untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada bulan Ramadhan. Vaksinasi itu tak hanya digelar pagi hingga sore, tapi juga malam hari.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]