KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemprov Jateng Siapkan Skenario Vaksinasi di Malam Hari Bulan Ramadhan

Pemprov Jateng Siapkan Skenario Vaksinasi di Malam Hari Bulan Ramadhan

Pemprov Jateng Siapkan Skenario Vaksinasi di Malam Hari Bulan Ramadhan

Ilustrasi

RASIKAFM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sudah meminta Dinas Kesehatan Provinsi Jateng untuk menyiapkan skenario vaksinasi saat Ramadan. Skenario yang disiapkan, untuk melayani masyarakat yang ingin melaksanakan vaksinasi malam atau setelah buka puasa. Sebab tak dipungkiri, akan ada golongan lansia tertentu yang ingin melakukan vaksinasinya setelah berbuka puasa atau malam hari

Ganjar Pranowo mengatakan, skenario vaksinasi malam hari juga disiapkan di 35 daerah. Namun, pelaksanaanya tetap bergantung dengan jumlah vaksin yang tersedia. Di sisi lain, skenario vaksinasi malam hari disiapkan sehingga target vaksinasi terhadap lansia tetap bisa tercapai.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sejumlah skenario untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada bulan Ramadhan. Vaksinasi itu tak hanya digelar pagi hingga sore, tapi juga malam hari.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
[pekok2]