KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pengendara Motor Meninggal Dunia, Pembonceng Luka Parah Usai Tabrak Mobil Di Plamongan Indah

Pengendara Motor Meninggal Dunia, Pembonceng Luka Parah Usai Tabrak Mobil Di Plamongan Indah

Pengendara Motor Meninggal Dunia, Pembonceng Luka Parah Usai Tabrak Mobil Di Plamongan Indah

SEMARANG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Brigjend Sudiarto Plamongan Indah, Kecamatan Pedurungan Kota Semarang pada Kamis (14/10/2021) sekira pukul 23.00 WIB.

Akibat kejadian itu, pemotor meninggal dunia di tempat sementara pembonceng mangalami luka parah pada bagian kepala usai keduanya menabrak mobil HR-V bernomor polisi H-1175-TF.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit mengatakan, pengendara motor bernama Ahmad Faiz (25) warga Demak meninggal dunia ditemlat usai mengalami luka parah di kepala.

Sedangkan pembonceng bernama Wulan Fitriani (28) warga Tembalang, Kota Semarang usai mengalami luka parah ia dilarikan ke RSUD KRMT Wongsonegoro Kota Semarang untuk perawatan medis.

“Sementara jenazah korban dibawa ke RSUP Kariadi untuk proses lebih lanjut,” ujarnya saat dihubungi Jumat (15/10/2021).

Sigit menjelaskan, kejadian itu bermula ketika pengendara mobil bernama Ihsan Yusuf (28) warga Plamongan, Kecamatan Pedurungan melaju melaju dari arah Barat (Pedurungan) kearah Timur (Mranggen) hendak belok kanan kearah Selatan (Plamongansari).

Sebaliknya, korban melaju dari arah Timur (Mranggen) menuju kearah Barat (Pedurungan) mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja bernomor polisi H-4234-AZG.

“Diduga pengendara mobil kurang waspada kiri dan kurang menunggu bebasnya arus saat belok sehingga terjadi kecelakaan,” tuturnya.

Motor korban mengalami rusak parah pada bagian depan stang mengalami peyok. Sedangkan mobil rusak dibagian samping kiri usai ditabrak korban.

Proses evakuasi para korban dibantu oleh Relawan Kota Semarang menggunakan mobil ambulance. Akibat peristiwa itu, pengendara motor yang melintas berhenti seketika untuk menyaksikan kejadian tersebut.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]