KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Petugas Lapas Semarang Dilatih Penanganan Narapidana Penyandang Disabilitas

Petugas Lapas Semarang Dilatih Penanganan Narapidana Penyandang Disabilitas

Petugas Lapas Semarang Dilatih Penanganan Narapidana Penyandang Disabilitas

RASIKAFM – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang mengikuti pelatihan penanganan tahanan bagi narapidana penyandang Disabilitas dari Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.

Bertempat di Hotel Aston Inn Semarang, kegiatan ini merupakan kerjasama antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah dengan Pusat Studi HAM Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

Kalapas Semarang, Supriyanto menjelaskan bahwa pelatihan ini akan dilakukan mulai tanggal 29 September hingga 2 Oktober tahun 2021 mendatang.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan dalam memberikan pelayanan untuk memperoleh hak asasi manusia (HAM).

“Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara patutnya memberikan pelayanan yang terbaik bagi semua kalangan, termasuk narapidana dengan kebutuhan khusus,” jelas Supriyanto saat dihubungi, Kamis (30/9/2021).

Dia menjelaskan, dalam pelatihan ini, para petugas Lapas Semarang akan diberikan pemahaman-pemaham dalam memberikan pelayanan bagi narapidana penyandang disabilitas.

“Materi pelatihan berupa pemahaman mengenai penyandang disabilitas, hambatan-hambatan yang dialami penyandang disabilitas dan etika interaksi dengan napi penyandang disabilitas,” ujarnya.

Sarana dan prasarana bagi narapidana difabel, kata dia, haruslah aksesibel dengan tujuan agar bisa beraktivitas secara mandiri dan berpartisipasi secara penuh. Selain itu juga harus bebas halangan yang bermakna bahwa kondisi bangunan gedung dan lingkungan dibuat untuk menghilangkan hambatan fisik, informasi, maupun komunikasi.

“Hal ini dimaksudkan agar semua orang dapat mencapai dan memanfaatkan bangunan gedung dan lingkungannya secara aman, nyaman, mudah dan mandiri,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]