[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Salatiga mengadakan kunjungan ke SMA Negeri 1 Salatiga pada Rabu (06/03) dalam rangka memberikan pemahaman mengenai IT PLN, edukasi tentang Keselamatan Ketenagalistrikan, dan layanan PLN kepada siswa kelas XII. Acara bertajuk "PLN Mengajar PLN Goes To School" ini diikuti dengan antusias oleh siswa-siswi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PLN Goes To School SMAN 1 Salatiga : Perkenalkan IT PLN dan Edukasi Layanan PLN

PLN Goes To School SMAN 1 Salatiga : Perkenalkan IT PLN dan Edukasi Layanan PLN

PLN Goes To School SMAN 1 Salatiga : Perkenalkan IT PLN dan Edukasi Layanan PLN

Foto: Dok. PLN

Salatiga – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Salatiga melakukan kunjungan ke SMA Negeri 1 Salatiga dalam rangka memberikan mengenalkan IT PLN dan edukasi terkait Keselamatan Ketenagalistrikan serta layanan PLN pada Rabu (06/03). Acara yang digelar di Aula SMAN 1 Salatiga ini bertajuk PLN Mengajar PLN Goes To School ini diikuti oleh siswa siswi kelas XII.

Berbagai wawasan dan informasi terkait manfaat dan potensi bahaya listrik disampaikan kepada siswa. Selain itu siswa juga dibekali informasi perihal kemudahan dalam mengakses informasi seputar layanan PLN melalui aplikasi PLN Mobile. Pada kesempatan yang sama disampaikan pula terkait IT PLN.

Nurhidayanto Nugroho selaku Manager PLN UP3 Salatiga menyampaikan bahwa kegiatan PLN mengajar atau PLN Goes To School merupakan kegitan rutin yang dilakukan oleh PLN untuk lebih dekat dengan masyarakat untuk peningkatan pelayanan PLN.

“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan lancar. Semua peserta sangat antusias untuk mendengarkan sosialisasi terkait manfaat keselamatan dan pontensi bahaya ketenagalistrikan. Terutama informasi mengenai IT PLN,” ujar Nugroho. Ia berharap PLN goes to school atau PLN mengajar berkesinambungan dilakukan karena PLN ingin lebih dekat dengan masyarakat untuk peningkatan pelayanan PLN, khususnya PLN UP3 Salatiga.

Foto: Dok. PLN

“Saya bersyukur dan senang atas kunjungan PLN UP3 Salatiga di SMA N 1 Salatiga untuk melakukan sosialisasi kepada anak didik kami kelas XII,” ucap Seubroto selaku Kepala Sekolah SMA N 1 Salatiga. Ia menyampaikan bahwa anak-anak jadi mengetahui tentang IT PLN, kemanfaaatan dan resiko kelistrikan. Supriyanto berharap semoga kerjasama ini bias berlanjut ke masa mendatang.

Amar, siswa kelas XII mengucapkan terimakasih atas kehadiran PLN yang memberikan edukasi terkait PLN dan informasi terkait ketenagalistrikan. “Terimakasih atas insight-insight yang telah diberikan kepada kami. Saya mendapatkan informasi mengenai IT PLN,” tambah Amar. (red/rtn)

BACA JUGA :

Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
PLN Icon Plus Pastikan Keandalan Jaringan lewat Perapihan Kabel Optik di Repeater Telemoyo
PLN Icon Plus Pastikan Keandalan Jaringan lewat Perapihan Kabel Optik di Repeater Telemoyo
PLN Icon Plus menyelenggarakan ICONNET Virtual Academy bertema Winning Mindset for Winning Sales di Grand Mercure Yogyakarta pada 25–26 Agustus 2025, diikuti puluhan peserta dari berbagai regional dan unit kerja di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus, Joice Lanny Wantania, serta jajaran manajemen, dengan tujuan memperkuat daya saing ICONNET melalui standarisasi produk, program kerja, dan proses bisnis layanan ritel.
ICONNET Virtual Academy: PLN Icon Plus Tegaskan Komitmen Layanan Unggul dan Adaptif
PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah menggelar kegiatan donor darah bersama RS Kariadi Semarang di Semarang sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan. Acara ini diikuti antusias oleh karyawan, mitra kerja, dan masyarakat sekitar pada hari kegiatan berlangsung, menunjukkan semangat berbagi yang tetap kuat.
PLN Icon Plus Gelar Donor Darah, Wujud Kepedulian Sosial dan Kemanusiaan

INFOGRAFIS

TERKINI

Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada...
Sebanyak 120 SPPG di Kabupaten Semarang diminta disiplin menjalankan SOP program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencegah keracunan dan menjaga kualitas makanan. Ketua DPD HMD Gemas Kabupaten Semarang M Basari menyampaikan imbauan tersebut saat pembentukan kepengurusan DPD HMD Gemas di Bandungan, Minggu (13/9/2026), dengan menekankan keamanan pangan dan transparansi anggaran.
120 SPPG Beroperasi, HMD Gemas Ingatkan Jangan Main-main dengan SOP MBG
Sebanyak 120 SPPG di Kabupaten Semarang diminta disiplin menjalankan SOP program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencegah keracunan dan menjaga kualitas makanan. Ketua DPD HMD Gemas Kabupaten Semarang...
BPBD Salatiga
Kawasan JLS Rawan Pohon Tumbang, BPBD Salatiga Minta Warga Waspada
BPBD Salatiga mengimbau pengendara mewaspadai potensi pohon tumbang di Jalan Lingkar Selatan (JLS), terutama saat hujan deras dan angin kencang. Kepala Pelaksana BPBD Salatiga Sutarto menyebut banyak pohon...
Anggota Komisi A DPRD Kota Salatiga H Basirin menyoroti kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Salatiga yang dinilai masih seperti fenomena gunung es. Sepanjang 2025 tercatat 86 kasus, sedangkan hingga Agustus 2026 terdapat 56 kasus yang dilaporkan. Ia mendorong sosialisasi UPTD PPA diperluas hingga tingkat RT dan RW agar korban mendapat perlindungan dan pendampingan.
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Salatiga Ibarat Gunung Es
Anggota Komisi A DPRD Kota Salatiga H Basirin menyoroti kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Salatiga yang dinilai masih seperti fenomena gunung es. Sepanjang 2025 tercatat 86 kasus, sedangkan...
TBM Gemilang Salatiga menggelar pelatihan pembuatan animasi di Gedung Pertemuan Kantor Kecamatan Argomulyo, Minggu (13/9/2026), bagi pegiat literasi, remaja, relawan, dan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan membuat konten edukatif agar literasi berkembang mengikuti teknologi, melalui pembelajaran visual, audio, narasi, serta tahapan produksi animasi.
TBM Gemilang Salatiga Ajari Anak bikin Animasi Konten Literasi Digital
TBM Gemilang Salatiga menggelar pelatihan pembuatan animasi di Gedung Pertemuan Kantor Kecamatan Argomulyo, Minggu (13/9/2026), bagi pegiat literasi, remaja, relawan, dan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan...
Muat Lebih

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP