KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polres Semarang Jaga Lingkungan dengan ‘Mageri Segara’

Polres Semarang Jaga Lingkungan dengan ‘Mageri Segara’

Polres Semarang Jaga Lingkungan dengan ‘Mageri Segara’

UNGARAN – Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika HA bersama pejabat utama Polres Semarang melaksanakan kegiatan penanaman dan penyerahan secara simbolis bibit pohon bertempat di Lapangan Desa Candirejo Ungaran Barat Kabupaten Semarang, Jumat (8/10/2021).

Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon dilaksanakan dalam rangka peduli terhadap lingkungan hidup guna meningkatkan ekosistem dan kualitas udara serta mencegah terjadinya bencana alam.

“Tujuan kami melaksanakan penanaman pohon selain pemulihan ekonomi nasional dan kegiatan imbangan dari Polda Jawa Tengah ‘mageri segara’ juga menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Semarang,” terang Kapolres.

Dalam pelaksanaan penanaman pohon ini, pihaknya secara simbolis menyerahkan sebanyak 500 batang bibit pohon kepada perwakilan warga desa kelurahan Candirejo untuk ditanam di lahan lahan kosong.

“Hal yang sama juga dilakukan secara serentak di seluruh Polsek jajaran,” lanjutnya.

Bibit pohon yang ditanam terdiri dari jenis buah-buahan mulai dari durian, nangka, rambutan, alpukat dan sebagainya.

“Harapan kami setelah dilaksanakan penghijauan tersebut dapat menginspirasi untuk melakukan hal serupa sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]