KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polres Semarang Pastikan Ibadah Waisak Aman

Polres Semarang Pastikan Ibadah Waisak Aman

Polres Semarang Pastikan Ibadah Waisak Aman

Personel Polres Semarang mengecek Vihara Vidyasasana Candigaron, Sumowono untuk memastikan ibadah Waisak berjalan aman. (Foto/dok Humas Polres Semarang)

UNGARAN – Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak Tahun 2021 Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo memantau pengamanan ibadah di Vihara Vidyasasana Desa Candigaron Kecamatan Sumowono, Rabu (26/05/2021).

Kapolres menjelaskan dalam rangka memperingati hari raya waisak pihaknya telah menggelar dan memerintahkan kepada jajaran untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam ibadah Waisak.

Pihaknya telah menyiagakan 260 personil guna melaksanakan pengamanan hari waisak 2565 tahun 2021 dan telah berkoordinasi dalam pelaksanaan ibadah tetap mematuhi Protokol kesehatan. Dengan kegiatan pengamanan ini harapannya ibadah tetap berjalan dengan lancar, aman dan nyaman bagi umat yang merayakannya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]