KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Presiden Jokowi Minta Pemerintah Daerah Siapkan Anggaran Penanggulangan Bencana

Presiden Jokowi Minta Pemerintah Daerah Siapkan Anggaran Penanggulangan Bencana

Presiden Jokowi Minta Pemerintah Daerah Siapkan Anggaran Penanggulangan Bencana

Presiden Joko Widodo memerintahkan seluruh pemerintah daerah untuk menyiapkan anggaran penanggulangan bencana guna menghadapi potensi terjadinya bencana alam akibat perubahan iklim di Tanah Air.

Menurut Presiden, daerah yang memiliki potensi bencana alam yang tinggi, seperti daerah rawan gempa, erupsi gunung berapi, dan banjir akibat luapan air sungai, harus menyiapkan anggaran yang lebih besar.

Instruksi tersebut disampaikan oleh Kepala Negara pada Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2023 di Jakarta pada hari Kamis, 2 Maret 2023.

“Mestinya semua daerah menganggarkan, karena ke depan ada perubahan iklim, risiko bencana alam akan semakin sering terjadi, makanya harus disiapkan,” ujarnya.

Mengenai jumlah anggarannya, Presiden menyerahkan kepada masing-masing pemerintah daerah untuk mengkalkulasi.

“Daerah-daerah yang memiliki kemungkinan besar terjadi bencana harus menganggarkan. Besarnya berapa? Daerah bisa mengkalkulasi sendiri,” tegasnya.

Berdasarkan data yang dipegang Presiden, kasus bencana alam di Indonesia setahun terakhir mencapai 3.544 kasus.

Maka dari itu, Jokowi mengingatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mempersiapkan tahapan prabencana.

Terkait tahapan prabencana, Presiden menekankan sejumlah hal. Antara lain, optimalisasi sistem peringatan dini, edukasi bencana kepada masyarakat, serta mengatur tata ruang dan konstruksi.

Sekadar informasi, Rakornas Penanggulangan Bencana tahun ini mengangkat tema Penguatan Resiliensi Berkelanjutan dalam Menghadapi Bencana.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang