KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

RSUD Salatiga Siapkan 56 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid

RSUD Salatiga Siapkan 56 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid

RSUD Salatiga Siapkan 56 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid

Dirut RSUD Salatiga, Dokter Riani saat menjelaskan kesiapannya dalam rangka peningkatan pasien covid-19 dikota Salatiga

Salatiga – RASIKA FM. —  Untuk menghadapi Peningkatan pasien COVID-19, RSUD Salatiga kini menyiapkan sedikitnya 56 Tempat Tidur Isolasi.

Kepada rasikafm.com Direktur RSUD Salatiga Riani Isyana mengatakan 56 tempat tidur di ruang isolasi pasien positif COVID-19 sudah disiapkan. Hal ini merupakan salah satu kesiapan rumah sakit milik pemerintah dalam menghadapi adanya kemungkinan peningkatan jumlah kasus dan penyebaran varian baru COVID-19.

Riani menjelaskan, secara umum sarana dan prasarana yang dimiliki RSUD untuk merawat pasien positif COVID-19 sudah memadahi. Bahkan RSUD juga telah membuat ICU khusus untuk pasien COVID-19.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=KAQoEXDNfEE[/embedyt]

“Kami juga melakukan skrining sejak awal terhadap semua pasien yang berobat. Jadi antara pasien yang mengalami gejala mirip COVID-19, tidak dipisahkan dengan pasien lain. Ini untuk memberikan kenyamanan kepada pasien,” ungkapnya, Selasa (25/5/2021).

Menurutnya, hingga hari ini, RSUD merawat sebanyak 31 pasien COVID-19. Enam orang diantaranya dirawat intensif di ruang ICU. Sedangkan 25 orang pasien lainnya dirawat di bangsal isolasi

“Sebagian besar pasien positif COVID-19, datang sendiri ke rumah sakit. Sebelumnya mereka merasakan gejala mirip COVID-19. Guna memastikan kesehatannya, mereka datang ke rumah sakit untuk periksa kesehatan dan hasilnya positif. Selanjutnya, mereka ditangani sesuai SOP COVID-19,” terangnya. (rief)

Jajaran RSUD Salatiga bersama anggota Jurnalis Salatiga berfoto bersama seusai acara

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]