KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ruang Tahanan Di Polrestabes Semarang Over Kapasitas, Ini Penyebabnya

Ruang Tahanan Di Polrestabes Semarang Over Kapasitas, Ini Penyebabnya

Ruang Tahanan Di Polrestabes Semarang Over Kapasitas, Ini Penyebabnya

Situasi ruang tahanan di Mapolrestabes Semarang yang over kapssitas

RASIKAFM – Ruang tahanan di Mapolrestabes Semarang atau tepatnya di Sat Tahti Polrestabes Semarang sejak masa pandemi mengalami over kapasitas.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menyebut total tahanan saat ini dihitung mulai Kamis (23/7) berjumlah sekitar 200 orang.

Jumlah tersebut, kata Irwan, melebihi kapasitas orang yang seharusnya hanya berisi 100 sampai 120 total tahanan.

“Idealnya jumlah tahanan 100 sampai 120. Tapi disini (Sat Tahti Polrestabes Semarang) diisi 180 sampai sekira 200 orang,” kata Irwan, Kamis (22/7/2021).

Irwan menjelaskan, over kapasitas tahanan sejak masa pandemi ini dikarenakan ada titipan narapidana dari kejaksaan.

Dia menerangkan, sebelum situasi pandemi, tahanan jaksa dititipkan di lembaga permasyarakatan atau Lapas. Namun, aturan itu berubah dan Lapas hanya menerima tahanan yang sudah inkrah.

“Yang masih proses sidang dan seterusnya tidak diterima di Lembaga kemasyarakatan sehingga kejaksaan menitipkan tahanannya di kepolisian,” pungkasnya.

Irwan merinci setengah jumlah tahanan yang berada di kepolisian adalah titipan dari kejaksaan. Tahanan itu bisa diserahkan ke kejaksaan bila berkas-berkas sudah lengkap atau p21.

“Setengah tahanan disini dari kejaksaan yang berjumlah sekira 99 orang,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]