KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sebelum Menjadi Manusia Silver, Pensiunan Polri Sempat Bekerja Sopir Angkutan

Sebelum Menjadi Manusia Silver, Pensiunan Polri Sempat Bekerja Sopir Angkutan

Sebelum Menjadi Manusia Silver, Pensiunan Polri Sempat Bekerja Sopir Angkutan

RASIKAFM – Pensiunan Polri Aipda (purn) Agus Dartono (61) yang viral lantaran terjaring Satpol PP Semarang saat menjadi ‘manusia silver’ dikenal sebagai sosok polisi yang giat bekerja.

Pria yang pernah menikah sebanyak 3 kali ini, sempat bekerja sebagai supir angkutan sebelum ia memutuskan untuk mengamen sebagai manusia silver.

[irp posts=”21076″ name=”Pensiunan Polri Terjaring Satpol PP Semarang Saat Menjadi Manusia Silver”]

Saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Agus mengatakan setiap bulan ia menerima uang pensiun sebesar Rp 3 juta. Namun, ia menyebut jumlah itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya.

Sebab, kata dia, uang bulanan yang ia terima, sebagian besar justru ia beri untuk membantu anak-anaknya. Apalagi, ia juga memiliki hutang sebesar Rp. 150 juta yang harus ia cicil tiap bulannya. Hutang sebesar itu ia ajukan pasca purna sebagai polisi.

Uang hutang itu, selain dibagi-bagikan keempat anaknya, juga ia belikan sebuah mobil angkutan kota.

“Uang pensiunan tinggal Rp800 ribu, enggak cukup buat beli makan buat hidup, habis untuk anak-anak, untuk bayar hutang,” kata Agus, Senin (27/9).

Agus menjelaskan, saat ini ia hidup sendiri di sebuah rumah yang terletak di Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang. Rumah itu miliknya dan sudah ditinggali sebelum ia menjadi seorang polisi.

Sementara, tiga dari empat anaknya telah menikah dan hidup di luar kota.  Si bungsu yang masih kuliah hidup bersama dengan mantan istrinya.

“Anak istri (mantan) di luar kota semua. Kadang-kadang nengok kadang-kadang enggak. Saya enggak mau minta-minta ke anak atau ke kerabat. Malu,” jelas dia.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]