KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sergio Ungkap Faktor PSIS Kebobolan Saat Lawan Persik

Sergio Ungkap Faktor PSIS Kebobolan Saat Lawan Persik

Sergio Ungkap Faktor PSIS Kebobolan Saat Lawan Persik

Jumpa pers PSIS usai laga melawan Persik Kediri pada laga pekan kelima Liga 1 melawan tim tamu Persik Kediri di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (18/8/2022).

SEMARANG – PSIS berhasil meraih poin penuh pada laga pekan kelima Liga 1 2022 melawan tim tamu Persik Kediri dengan skor 2-1 di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (18/8/2022) sore.

Sempat memimpin 1-0 di babak pertama oleh gol Fredyan Wahyu menit ke-26, namun Persik Kediri berhasil menyamakan kedudukan dengan gol yang dicetak oleh Abiyoso menit ke-55. Akan tetapi, tak berselang lama PSIS kembali unggul 2-1 oleh gol Jonathan Cantillana di menit 58 dan skor tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Pelatih PSIS, Sergio Alexandre mengatakan para pemain sudah menjankan tugasnya dengan baik hingga berhasil memenangkan pertandingan. Akan tetapi, ia menyebut hilangnya fokus di babak kedua menjadi faktor Tim Laskar Mahesa Jenar berhasil dibobol.

“Kita kehilangan fokus dibabak kedua. Ini merupakan pekerjaan rumah (PR) bagi kita di pertandingan selanjutnya,” ujar Sergio dalam jumpa pers.

Ia mengaku permainan Tim Macan Putih di babak kedua sempat membuat PSIS kesulitan dan harus memutar otak agar skor tetap unggul. “Di babak kedua gelandang kita kesulitan memainkan pertandingan dan susah mengontrol permainan,” terangnya.

Sementara itu, salah satu pemain PSIS, Alie Sesay mengatakan puas atas hasil yang telah timnya capai pada pertandingan ini. Akan tetapi dirinya serta para pemain tidak ingin lengah dan akan fokus meraih hasil positif di pertandingan selanjutnya.

“Pertandingan berjalan cukup bagus dan pemain melakukn tugasnya dengan baik. Akan tetapi masih banyak evaluasi yang harus dilakukan untuk PSIS,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]