KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Terjadi Insiden Pelemparan Batu di Jalan Tol Semarang – Solo, Petugas Segera Lakukan Penanganan

Terjadi Insiden Pelemparan Batu di Jalan Tol Semarang – Solo, Petugas Segera Lakukan Penanganan

Terjadi Insiden Pelemparan Batu di Jalan Tol Semarang – Solo, Petugas Segera Lakukan Penanganan

Salatiga (18/10), Telah terjadi insiden pelemparan batu di Ruas Jalan Tol Semarang-Solo tepatnya di KM 460 arah Solo pada hari Senin, 17 Oktober 2022 pukul 21:58 WIB. Setelah mendapatkan informasi, petugas Mobile Customer Service (MCS) PT Trans Marga Jateng (TMJ) bersama pihak Kepolisian segera melakukan penanganan.

Kejadian ini menimpa 4 kendaraan yaitu kendaraan (KR) penumpang jenis Bus (P.O Haryanto) (KR1) , Truck Towing dengan Nomor Polisi E 9344 AD (KR2), Kendaraan Mini Bus Nomor Polisi AD 1401 PC (KR3) dan Kendaraan Mini Bus Nomor Polisi AB 1758 IL (KR4).[irp posts=”44102″ name=”Marak Pelemparan Batu Pengendara di Tol Semarang, Polisi: Atensi Buru Pelaku”]

Kronologis kejadiannya, KR1 melintas di di KM 460 A (arah Solo). Setiba di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), kendaraan mengalami pelemparan batu. Kemudian disusul KR2, KR3 dan KR4 juga mengalami kejadian serupa.

Setelah petugas melakukan pendataan terhadap keempat kendaraan tersebut, pada hari Selasa, 18 Oktober 2022 pukul 19.00 WIB dilaksanakan Operasi Tertutup oleh pihak Kepolisian Tengaran, Kabupaten Semarang. Dan sejak semalam kami sudah melakuakn Quick Respon penyisiran lokasi kejadian, Hingga saat ini, kejadian ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwajib.

PT Trans Marga Jateng memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian ini terutama kepada korban pelemparan, diimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan jaga jarak aman saat berkendara. Jika lelah berkendara, isitriahat di rest area yang telah disediakan serta memastikan kondisi kendaraan layak jalan.

Petugas Mobile Customer Service (MCS) PT Trans Marga Jateng (TMJ) bersama pihak Kepolisian saat  melakukan penanganan. (Video:dok.TMJ)

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]