[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Agustus 2, 2023

1.200 Pelajar di Kabupaten Semarang Dikukuhkan Sebagai Polisi Sekolah, Ini Tugas Mereka
Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah, 1200 pelajar terpilih dari 30 SMP dan 30 SMA di Kabupaten Semarang menjalani pelatihan sebagai polisi sekolah. Pelajar diberikan...
Pasrah, Dua Anggota Polres Salatiga di Pecat. Kini Status Mereka Menjadi Mantan
RASIKAFM.COM | UNGARAN - Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) In Absensia terhadap 2 (dua) Personel Polres Salatiga, AIPDA HJK dan Bripka AA, itu berlangsung di lapangan Bhayangkara Polres...
Sejak 2 Bulan ini, Warga Dusun Kropoh, Bringin, Krisis Air Bersih
Musim kemarau panjang menyebabkan krisis air bersih di Dusun Kropoh, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Warga sudah dua bulan mengalami kesulitan air bersih dan mengandalkan droping rutin dari BPBD...
Universitas Indonesia Green City Metric Apresiasi Kota Semarang sebagai Kota Berkelanjutan
Universitas Indonesia Green City Metric memberikan apresiasi kepada Kota Semarang atas penghargaan kota paling berkelanjutan dalam acara penghargaan tahunan. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu,...

POPULER

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved