[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Ragam Kesenian Iringi Pendaftaran Ngesti Nugraha-Nur Arifah ke KPU Kabupaten Semarang

Ngesti Nugraha dan Nur Arifah telah memastikan diri untuk mengikuti Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2024, didukung oleh koalisi delapan partai yaitu PDI Perjuangan, Nasdem, PKB, Golkar, PKS, PAN, Hanura, dan Demokrat. Pasangan yang dikenal sebagai "Mutiara" ini akan mendeklarasikan pencalonan mereka pada Rabu (28/8/2024) sebelum mendaftar ke KPU Kabupaten Semarang.

Ngesti Nugraha dan Nur Arifah telah memastikan diri untuk mengikuti Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2024, didukung oleh koalisi delapan partai yaitu PDI Perjuangan, Nasdem, PKB, Golkar, PKS, PAN, Hanura, dan Demokrat. Pasangan yang dikenal sebagai “Mutiara” ini akan mendeklarasikan pencalonan mereka pada Rabu (28/8/2024) sebelum mendaftar ke KPU Kabupaten Semarang.

Dapat Rekom PDIP, Sinoeng-Budi Mantab Maju di Pilwakot Salatiga 2024

Sinoeng Nugroho Rachmadi dipastikan maju sebagai calon Wali Kota Salatiga dalam Pilwalkot 2024 setelah menerima restu dari DPP PDI-P, melengkapi rekomendasi sebelumnya dari NasDem. Sinoeng akan berpasangan dengan Budi Santoso, dan keduanya bersama timnya, termasuk Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, berangkat ke DPP PDI Perjuangan di Jakarta pada Senin (26/8/2024).

Sinoeng Nugroho Rachmadi dipastikan maju sebagai calon Wali Kota Salatiga dalam Pilwalkot 2024 setelah menerima restu dari DPP PDI-P, melengkapi rekomendasi sebelumnya dari NasDem. Sinoeng akan berpasangan dengan Budi Santoso, dan keduanya bersama timnya, termasuk Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, berangkat ke DPP PDI Perjuangan di Jakarta pada Senin (26/8/2024).

Pegawai Kelurahan di Salatiga Ditemukan Meninggal di Belakang Kantor, Ditemukan Surat Penting

Seorang tenaga harian lepas (THL) di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, ditemukan meninggal di area belakang kebun kantor Kecamatan Sidomukti. Korban, yang diketahui terakhir masuk kerja pada 20 Agustus 2024, meninggalkan secarik kertas yang menyatakan ketidakmampuannya menahan sakit mata sebelah kiri.

Transportasi Mau Maju, Tetapi Anggaran Dipangkas

Pemangkasan anggaran Kementerian Perhubungan dalam Rancangan APBN 2025 sebesar 36% menjadi Rp 24,8 triliun mengancam kemajuan sektor transportasi di Indonesia, berlawanan dengan slogan "Nusantara Baru, Indonesia Maju". Dengan anggaran yang terus menurun sejak 2020, transportasi perintis kemungkinan besar akan terkena imbas, bahkan ada yang mungkin dihilangkan.

Pemangkasan anggaran Kementerian Perhubungan dalam Rancangan APBN 2025 sebesar 36% menjadi Rp 24,8 triliun mengancam kemajuan sektor transportasi di Indonesia, berlawanan dengan slogan “Nusantara Baru, Indonesia Maju”. Dengan anggaran yang terus menurun sejak 2020, transportasi perintis kemungkinan besar akan terkena imbas, bahkan ada yang mungkin dihilangkan.