[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: November 18, 2024

Polres Semarang menerjunkan 134 personel untuk mengamankan debat terbuka calon Bupati dan Wakil Bupati Semarang yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang di Hotel Griya Persada, Bandungan, Senin (18/11/2024) malam. Kapolres Semarang, AKBP Ike Yulianto, menyatakan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran jalannya debat dan mencegah potensi gesekan antar pendukung pasangan calon.
Pengamanan Debat Pilkada: Personel Polres Semarang Dilarang Bawa Senpi hingga Penyekatan Antar Pendukung Paslon
Polres Semarang menerjunkan 134 personel untuk mengamankan debat terbuka calon Bupati dan Wakil Bupati Semarang yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang di Hotel Griya Persada,...
KA barang
Manfaatkan Jalur KA untuk Menangani Truk Odol
Untuk membenahi aktivitas truk dengan dimensi dan muatan berlebih (over load over dimension/ODOL), Kementerian Perhubungan jangan fokus di jalan raya. Namun dapat mengoptimalisasi angkutan KA. Terlebih...
Ketua Bawaslu Kota Salatiga, Djayusman Yunus, menyampaikan harapan agar para pemilih pemula tidak hanya menjadi pemilih cerdas, tetapi juga berperan sebagai pengawas Pilkada, dalam acara Sosialisasi Pengawas Partisipatif di Salatiga, Sabtu, 15 November 2024. Djayusman mengajak mereka melaporkan praktik money politic kepada Panwascam atau Bawaslu, sekaligus menyebarkan informasi kepada rekan-rekannya untuk memastikan pemahaman yang merata tentang calon-calon Pilkada.
Pemilih Pemula Diharapkan Berperan Aktif Awasi Pilkada Salatiga
Ketua Bawaslu Kota Salatiga, Djayusman Yunus, menyampaikan harapan agar para pemilih pemula tidak hanya menjadi pemilih cerdas, tetapi juga berperan sebagai pengawas Pilkada, dalam acara Sosialisasi Pengawas...
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga nomor urut 2, Juan Rama dan Sri Wahyuni, mengikuti acara senam bersama warga di Lapangan Jayengrono, Kauman Kidul, pada Minggu pagi, 17 November 2024. Acara yang juga melibatkan kegiatan tebus minyak murah ini bertujuan untuk menyosialisasikan program pasangan Juan-Yuni sekaligus menyerap aspirasi warga melalui aksi sosial dan olahraga.
Kampanye Minggu Pagi, Juan Rama - Sri Wahyuni Asik Senam Bersama Warga Kota Salatiga
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga nomor urut 2, Juan Rama dan Sri Wahyuni, mengikuti acara senam bersama warga di Lapangan Jayengrono, Kauman Kidul, pada Minggu pagi, 17 November 2024....
Relawan Pengusaha Sahabat Ahmad Luthfi-Taj Yasin (Pesat) Kota Salatiga membagikan 1.500 botol susu gratis di depan posko Pesat di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) pada Minggu, 17 November 2024. Kegiatan ini dipimpin oleh Muhammad Yasin, seorang pengusaha muda sekaligus ketua relawan Pesat Salatiga, sebagai bentuk dukungan terhadap pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin dalam Pilkada.
Pesat Salatiga Bagikan 1.500 Botol Susu Gratis di JLS Minggu Pagi
Relawan Pengusaha Sahabat Ahmad Luthfi-Taj Yasin (Pesat) Kota Salatiga membagikan 1.500 botol susu gratis di depan posko Pesat di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) pada Minggu, 17 November 2024. Kegiatan ini...
Blusukan ke Warga, Robby Bagikan Daging Ayam, Bisa Ditebus dengan Rp5
Blusukan ke Warga, Robby Bagikan Daging Ayam, Bisa Ditebus dengan Rp5.000 per Paket
RASIKAF.COM | SALATIGA – 10 hari jelang pemunggutan suara, berbagai kegiatan yang bisa menarik simpati warga terus dilakukan oleh calon wali kota Salatiga. Paslon nomor urut satu Dokter Robby Hermawan...

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran