[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: May 14, 2025

Pariyah (42), seorang buruh pabrik asal Desa Sugihan, Tengaran, Kabupaten Semarang, tega membekap dan membuang bayi perempuan yang baru dilahirkannya. Aksi keji tersebut dilakukan oleh Pariyah, ibu kandung bayi, yang nekat menyimpan jasad bayinya di jok sepeda motor sebelum akhirnya membuangnya ke semak-semak di tepi jalan Kalijali, Barukan, Tengaran.
Sadis! Ibu di Tengaran Bekap Bayi Kandungnya Hingga Lemas, Tubuhnya Disimpan di Jok Motor
Pariyah (42), seorang buruh pabrik asal Desa Sugihan, Tengaran, Kabupaten Semarang, tega membekap dan membuang bayi perempuan yang baru dilahirkannya. Aksi keji tersebut dilakukan oleh Pariyah, ibu kandung...
DPRD Kota Salatiga menggulirkan hak interpelasi terhadap Wali Kota Robby Hernawan terkait empat kebijakan yang dinilai kontroversial. Robby Hernawan, selaku Wali Kota, menyikapi langkah tersebut dengan tenang dan menegaskan bahwa semua kebijakan yang diambilnya murni demi kemajuan masyarakat Salatiga. Interpelasi ini terjadi di Kota Salatiga dan mencuat ke publik pada Senin, 12 Mei 2025.
Diserang Interpelasi, Robby Tegaskan Semua untuk Kepentingan Rakyat, Ingin Salatiga Lebih Maju
DPRD Kota Salatiga menggulirkan hak interpelasi terhadap Wali Kota Robby Hernawan terkait empat kebijakan yang dinilai kontroversial. Robby Hernawan, selaku Wali Kota, menyikapi langkah tersebut dengan...

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran