URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
DPRD Kota Salatiga menggulirkan hak interpelasi terhadap Wali Kota Robby Hernawan terkait empat kebijakan yang dinilai kontroversial. Robby Hernawan, selaku Wali Kota, menyikapi langkah tersebut dengan tenang dan menegaskan bahwa semua kebijakan yang diambilnya murni demi kemajuan masyarakat Salatiga. Interpelasi ini terjadi di Kota Salatiga dan mencuat ke publik pada Senin, 12 Mei 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diserang Interpelasi, Robby Tegaskan Semua untuk Kepentingan Rakyat, Ingin Salatiga Lebih Maju

Diserang Interpelasi, Robby Tegaskan Semua untuk Kepentingan Rakyat, Ingin Salatiga Lebih Maju

Diserang Interpelasi, Robby Tegaskan Semua untuk Kepentingan Rakyat, Ingin Salatiga Lebih Maju

DPRD Kota Salatiga menggulirkan hak interpelasi terhadap Wali Kota Robby Hernawan terkait empat kebijakan yang dinilai kontroversial. Robby Hernawan, selaku Wali Kota, menyikapi langkah tersebut dengan tenang dan menegaskan bahwa semua kebijakan yang diambilnya murni demi kemajuan masyarakat Salatiga. Interpelasi ini terjadi di Kota Salatiga dan mencuat ke publik pada Senin, 12 Mei 2025.
Foto dok IST
Wali kota Salatiga dr Robby Hernawan
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Suhu politik di Kota Salatiga kini memanas, pasca DPRD menggulirkan hak interpelasi terhadap Wali Kota Robby Hernawan. Namun sang wali kota tidak tinggal diam. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang diambilnya untuk kepentingan masyarakat.

“Saya tidak punya kepentingan apa-apa selain ingin Kota Salatiga menjadi lebih maju,” ujar Robby pada Rasika FM Senin (12/5/2025).

Robby bahkan mempertanyakan dasar pengajuan interpelasi yang menurutnya tidak berdasar dan tidak mencerminkan kerugian bagi rakyat.

“Interpelasi itu kan harus ada dasar yang kuat bahwa wali kota sudah merugikan rakyat. Semua yang dipertanyakan tidak ada dasarnya,” tegasnya.

Meski demikian, Robby menyatakan siap menghadapi semua pertanyaan dari legislatif. Ia menyambut langkah DPRD dengan tenang, asalkan demi kepentingan warga.

“Kalau semuanya memang untuk kepentingan rakyat dan kebaikan bersama, ya tidak masalah. Saya akan jawab sesuai dengan apa yang saya kerjakan,” lanjutnya.

Berikut 4 kebijakan utama Wali kota yang dipersoalkan DPRD:

  1. Pemindahan pedagang Pasar Pagi ke Pasar Rejosari yang dinilai tidak layak dan minim komunikasi dengan para pedagang.
  2. Rencana pengurangan Tenaga Harian Lepas (THL) dengan opsi pemindahan ke pabrik, yang menimbulkan keresahan pekerja.
  3. Pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang dilakukan tanpa kajian matang.
  4. Penghentian sementara retribusi persampahan, yang dianggap bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda).

Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menegaskan, dirinya tidak memiliki kepentingan pribadi dalam setiap kebijakan yang diambil, menyusul langkah DPRD Kota Salatiga yang mengajukan hak interpelasi kepadanya.

Rencananya DPR akan melayangkan surat pemanggilan akan dikirim Rabu (14/5/2025) dan pemanggilan dijadwalkan Senin (19/5/2025) mendatang.

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga