KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ratusan Warga di Desa Butuh Tengaran ikuti Jalan Sehat dengan Menggunakan Pakaian Jadul

Ratusan Warga di Desa Butuh Tengaran ikuti Jalan Sehat dengan Menggunakan Pakaian Jadul

Ratusan Warga di Desa Butuh Tengaran ikuti Jalan Sehat dengan Menggunakan Pakaian Jadul

Ratusan warga Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang menggelar jalan sehat Minggu (24 Agustus 2025) untuk memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia dengan penuh kemeriahan. Acara yang diikuti warga dari sebelas dusun ini menghadirkan peserta berbagai usia, dari anak-anak hingga orang tua, yang tampil kreatif mengenakan pakaian jadul, busana merah putih, hingga atribut bertema solidaritas Palestina.
Foto dok IST
Kades Butuh Andi Susanto saat melepas acara jalan sehat warga

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Ratusan warga di desa Butuh, Kecamatan Tengaran, kabupaten Semarang menggelar acara jalan sehat Minggu (24/8/2025) untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Kegiatan ini diikuti warga dari berbagai usia, yang berasal dari sebelas dusun yaitu Rejosari, Kemloko, Butuh Kidul, Butuh Krajan, Godean, Pongge, Nganggrung, Tluko, Banaran, Gintungan dan Rekesan. Para peserta yang terdiri dari berbagai usia, tua muda hingga anak kecil turut menyemarakkan acara dengan mengenakan beragam pakaian jadul (zaman dahulu).

Jalan sehat yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini mengambil rute sepanjang 2 kilometer, mengelilingi beberapa dusun di Desa Butuh. Keunikan acara ini terlihat dari antusiasme peserta yang berlomba-lomba menampilkan busana paling kreatif. Tidak sedikit yang bergaya era 80an dengan ciri khas celana cutbray, hem khas dengan style terbuka.

Sebagian juga mengenakan seragam nuansa merah putih. Dusun Gintungan inisiatif mengenakan atriut palestina sebagai bukti peran aktif bangsa terhadap dunia. Tak hanya itu, banyak juga peserta yang menghiasi diri dengan aksesoris berwarna merah putih, seperti bandana, syal, dan topi.

Kepala Desa Butuh, Andi Susanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme.

“Ini adalah cara kami untuk merayakan kemerdekaan dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan. Dengan mengenakan pakaian jadul, kami ingin mengenang kembali perjuangan para pahlawan dan menanamkan semangat patriotisme pada generasi muda,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima rasikafm.com, (25.8.2025)

Kegiatan jalan sehat ini diakhiri dengan pembagian hadiah menarik melalui sistem undian (doorprize), mulai dari alat-alat elektronik, sepeda, hingga perabotan rumah tangga.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan penuh keceriaan, ditutup dengan penampilan music dari om Sonama dari Megelang dengan lagu lagu jadulnya. Semangat kemerdekaan begitu terasa, menunjukkan betapa bangganya warga Desa Butuh akan tanah air mereka.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]