SEMARANG – Memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY, Senin (17/8/2026).
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian masyarakat adalah program Tebus Murah Paket Sembako. Paket sembako senilai Rp150 ribu dapat ditebus dengan harga Rp100 ribu. Hasil penjualan akan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Program ini digelar di tujuh SPBU, yakni dua lokasi di Kota Semarang serta masing-masing satu lokasi di Tegal, Banyumas, Yogyakarta, Sukoharjo, dan Sragen.
Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Fanda Chrismianto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Harapannya di HUT RI ini semoga kita semakin kompak dan bersinergi membangun bangsa. Mudah-mudahan HUT ini memberikan makna yang dalam kepada kita untuk terus tanpa lelah memberikan makna kepada bangsa,” kata Fanda.

Menurutnya, program Tebus Murah Sembako tidak hanya memberikan kesempatan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga mengajak masyarakat ikut membantu korban bencana di NTT.
“Setiap paket yang terjual juga menjadi wujud kepedulian kita bersama untuk saudara-saudara di NTT yang sedang membutuhkan uluran tangan,” ujarnya.
Selain Tebus Murah Sembako, rangkaian aktivasi kemerdekaan juga melibatkan veteran, komunitas pengemudi ojek online (ojol), dan anak-anak panti asuhan.
Di Semarang, program tersebut mendapat respons positif dari konsumen. Salah satunya Monica, pelanggan SPBU Kedungmundu.
“Kebetulan lagi isi bensin, terus ada info tebus sembako murah. Selain dapat sembako, ternyata hasilnya juga disumbangkan untuk korban gempa NTT, jadi merasa ikut membantu juga,” katanya.
Pertamina berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat semangat gotong royong sekaligus mendekatkan perusahaan dengan masyarakat di wilayah operasionalnya







