KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan

Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan

Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Senin (17/8/2026), berlangsung dengan konsep yang berbeda.

Ratusan warga mengikuti upacara dengan mengenakan busana khas Jawa, mulai dari batik, lurik, blangkon, hingga kebaya. Tidak hanya peserta, sejumlah petugas upacara juga tampil dengan mengenakan kostum tokoh pewayangan.

Punakawan, Batara Guru, Srikandi, hingga Gatotkaca tampak hadir dalam barisan upacara. Kehadiran tokoh-tokoh pewayangan tersebut membuat suasana peringatan kemerdekaan semakin meriah sekaligus sarat dengan nuansa budaya.

Setiap tahun, warga Dukuh Sinoman menggelar upacara HUT RI dengan tema yang berbeda. Tahun ini, wayang dipilih sebagai tema utama untuk memadukan semangat kemerdekaan dengan upaya melestarikan budaya Jawa.

Dian, salah satu petugas upacara, mengatakan pemilihan tema wayang bukan hanya untuk membuat peringatan kemerdekaan lebih menarik. Menurutnya, wayang memiliki nilai filosofi dan pesan moral yang penting untuk dikenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda.

Dian mengatakan, melalui konsep pewayangan tersebut, warga ingin menunjukkan bahwa budaya lokal dapat berjalan beriringan dengan semangat nasionalisme dalam memperingati kemerdekaan.

Sementara itu, Rinto Wijanarko selaku panitia upacara mengatakan, konsep budaya Jawa menjadi cara warga memaknai kemerdekaan. Menurutnya, peringatan HUT RI tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum menjaga dan mengenalkan warisan budaya bangsa.

Rinto mengatakan, nilai-nilai dalam pewayangan seperti keberanian, kejujuran, tanggung jawab, dan perjuangan memiliki kaitan erat dengan semangat para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

Warga berharap pada usia kemerdekaan ke-81, Indonesia semakin maju dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat. Mereka juga berharap berbagai persoalan sosial dan ekonomi dapat terus diperbaiki.

Upacara HUT RI di Dukuh Sinoman menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara kreatif, sederhana, dan tetap menjaga budaya Jawa.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang