KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bukber Laras Asri dan Media, Bangun Citra Pariwisata Berkelanjutan

Bukber Laras Asri dan Media, Bangun Citra Pariwisata Berkelanjutan

Bukber Laras Asri dan Media, Bangun Citra Pariwisata Berkelanjutan

Laras Asri Resort & Spa Salatiga menggelar Bukber & Media Meet Up untuk mempererat relasi dengan insan pers. Kegiatan dihadiri Direktur Bambang Kiswanto bersama jurnalis lintas platform di Han Palace Restaurant, Salatiga, Senin (24/2/2026). Agenda ini digelar momentum Ramadan guna menjaga sinergi informasi. Pertemuan berlangsung hangat sebagai upaya membangun citra pariwisata berkelanjutan.
Foto dok IST
Media di Salatiga bukber dengan Managemen Laras Asri

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Bulan Ramadhan identik dengan kegiatan yang melambat. Di sela kesibukan, bulan suci memberi ruang jeda untuk menata ulang relasi tak hanya yang personal, tapi juga profesional agar tetap bertumpu pada kepercayaan.

Nuansa itu mengemuka dalam Bukber & Media Meet Up yang digelar Laras Asri Resort & Spa Salatiga, (24/2/2026). Bertempat di Han Palace Restaurant, pertemuan ini mempertemukan manajemen resort dengan jurnalis lintas platform, media online, radio, hingga televisi dalam suasana santai, hangat, dan bersahaja.

Direktur Laras Asri, Bambang Kiswanto, menegaskan posisi media di tengah arus informasi yang kian deras. “Perkembangan teknologi informasi membuat penyampaian kabar semakin cepat dan luas. Karena itu, kami memandang penting agar setiap informasi tetap jelas, tepat, dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.

Bagi Bambang, buka puasa bersama ini bukan sekadar agenda seremonial. Ia menyebutnya sebagai bentuk apresiasi atas peran pers yang selama ini turut mengantarkan Laras Asri dikenal luas.

“Dukungan media memberi respons positif dari masyarakat Salatiga, sehingga Laras Asri kerap dipilih sebagai tempat beristirahat yang menawarkan ketenangan alam dengan pelayanan hangat,” katanya.

Harapan ke depan, hubungan itu tak berhenti di meja bukber. Laras Asri ingin sinergi dengan media terus tumbuh seiring upaya membangun citra pariwisata yang sehat dan berkelanjutan. Kolaborasi pelaku usaha dan insan pers diyakini menjadi kunci memperkuat daya tarik destinasi di Salatiga dan sekitarnya.

Secara geografis, resort ini berada di simpul yang strategis—mudah dijangkau dari pusat kota, namun tetap menyuguhkan suasana asri. Dari sini, wisatawan dapat mengakses destinasi unggulan seperti Rawa Pening, Saloka Theme Park, hingga Kopeng di lereng Gunung Merbabu.

Di bulan yang mengajarkan makna berbagi, Laras Asri memilih merawat relasi, meyakini bahwa kebersamaan yang terjaga adalah fondasi bagi perjalanan bisnis dan pariwisata yang berkelanjutan.

Kabar Terkini

POPULER

Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]