KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster

Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster

Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster

Polisi melakukan olah TKP penemuan jasad bayi perempuan terbungkus daster dan terkubur di Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (4/9/2026) sore. Foto: IST/ Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, digegerkan dengan penemuan bayi perempuan yang terkubur di sebuah kebun, Kamis (3/9/2026) sore.

Bayi tersebut ditemukan oleh Gendro Susanto (38), warga setempat, saat sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya sekitar pukul 15.30 WIB. Saat berada di sebuah kebun milik warga, Gendro melihat gundukan tanah yang tampak masih baru. Karena merasa curiga, ia kemudian mencoba menggali gundukan tersebut.

“Saya temukan jasad bayi perempuan kondisinya mengkurep (telungkup) dan tertutup kain daster,” ungkapnya saat dimintai keterangan.

Gendro kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada Ketua RT setempat. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada Kepala Desa Duren hingga akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian. Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Bandungan bersama Unit Reskrim langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Bandungan Iptu Subedi mengatakan, setibanya di lokasi, petugas langsung memasang garis polisi agar kondisi TKP tetap terjaga dan tidak terganggu selama proses penyelidikan.

“Dari pemeriksaan awal, bayi perempuan memiliki panjang 49 sentimeter dengan berat kurang lebih 3,4 kilogram,” jelasnya.

Polisi memperkirakan bayi tersebut baru dilahirkan sekitar satu hari sebelum ditemukan. Namun, kepastian mengenai waktu kelahiran maupun kondisi bayi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan seluruh informasi serta petunjuk yang ada. Kami akan mendalami kejadian ini secara serius untuk mengetahui kronologi secara lengkap dan mengungkap siapa yang bertanggung jawab,” tegasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]