KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kapolres Semarang Angkat Tiga Anak Asuh Papua

Kapolres Semarang Angkat Tiga Anak Asuh Papua

Kapolres Semarang Angkat Tiga Anak Asuh Papua

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo (tengah) didampingi Wakapolres Kompol Ruri Prastowo dan Kabag Ops Kompol Aslam usai mengangkat tiga mahasiswa Papua sebagak anak asuh, Selasa (6/4/2021). (Foto/ IST)

UNGARAN – Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengangkat tiga orang papua sebagai anak asuh. Ketiganya adalah Olivia Pangkali, Yoram Wamuni dan Lusi Wakerwa yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa STT Kanaan Nusantara Ungaran. Olivia mengaku senang dan berterimakasih atas apa yang dilakukan oleh Kapolres Semarang. Ia bersama rekan-rekannya berjanji akan belajar secara sungguh-sungguh, sehingga ketika nanti lulus dan kembali ke Papua bisa mengaplikasikan ilmunya dengan baik.

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengatakan, kegiatan itu dilakukan dalam rangka silaturahmi dengan mahasiswa asal Papua yang ada di Kabupaten Semarang. Selain itu, kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian dan rasa kasih sayang kepada mereka yang sedang menimba ilmu di Kabupaten Semarang.

Dengan kehadiran orang tua asuh, nantinya diharapkan bisa menambah jaringan dan relasi bagi mereka. Jaringan itu diyakini akan menjadi nilai tambah yang bisa dimanfaatkan ketika kembali ke tanah kelahiran mereka kelak setelah lulus. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
[pekok2]