RASIKAFM.COM | UNGARAN – Persaingan cabang olahraga (cabor) biliar dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 berlangsung ketat. Sejumlah atlet unggulan yang selama ini kerap meraih prestasi di tingkat nasional justru tumbang, membuka peluang bagi atlet-atlet baru untuk merebut gelar juara.
Technical Delegate (TD) Biliar, Agus Purnomo, mengatakan hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari total 15 nomor pertandingan telah rampung digelar. Para pemenang dari nomor-nomor tersebut juga telah ditetapkan, sementara pertandingan nomor lainnya masih berlangsung hingga Jumat (30/10/2026).
“Persaingannya cukup ketat karena juara-juaranya ini kebanyakan muka-muka baru, bukan muka-muka lama. Atlet-atlet yang biasanya menjadi juara justru banyak yang sudah tumbang,” ujar Agus ditemui di sela pertandingan biliar yang digelar di J_Pool Billiard and Cafe, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Rabu (28/10/2026).
Ia mencontohkan kekalahan Rico atlet dari Kota Salatiga serta Riska yang harus mengakui keunggulan atlet Kabupaten Pemalang. Padahal, keduanya dikenal memiliki pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan. Menurutnya, hasil tersebut menjadi kejutan sekaligus menunjukkan munculnya bibit-bibit atlet biliar baru yang mampu bersaing dengan para pemain berpengalaman.
“Banyak kejutan. Rico kalah dengan anak Salatiga, kemudian Riska kalah dengan anak Pemalang. Pembibitan atlet-atlet baru ini cukup terlihat,” ungkapnya.
Agus menjelaskan, pertandingan yang masih berlangsung meliputi nomor ganda bola 9 putra dan ganda bola 10. Setelah itu, pertandingan akan dilanjutkan dengan nomor bola 15 single putra.
“Terakhir Jumat sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah salat Jumat masih ada satu sesi pertandingan lagi,” jelasnya.
Selain pertandingan biliar, nomor snooker dan carom juga digelar di Kingdom Billiard. Seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan berakhir pada Jumat mendatang.
Hingga saat ini, pertandingan diikuti 112 atlet dan 29 ofisial yang mewakili 29 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Jumlah peserta tersebut tidak mengalami penambahan karena kuota telah ditentukan berdasarkan hasil babak kualifikasi.
Sebagai informasi, dari nomor yang telah selesai dipertandingkan, Kabupaten Tegal meraih gelar juara pertama nomor U-21 melalui Brian. Posisi kedua ditempati Darren dari Kabupaten Banyumas, sedangkan peringkat ketiga bersama diraih Bima dari Kabupaten Jepara dan Arselo dari Kota Semarang.
Pada nomor bola 8 single putra, Heri S dari Kabupaten Pati keluar sebagai juara pertama. Ricky Yang dari Kabupaten Pekalongan menempati posisi kedua, sementara Febrian dari Kabupaten Sragen dan Febri AP dari Surakarta berbagi posisi ketiga.
Sementara itu, nomor bola 9 single putri dimenangi Angelina dari Kota Pekalongan. Seviana dari Kabupaten Semarang meraih posisi kedua, disusul Frida dari Kabupaten Sukoharjo dan Vira dari Kabupaten Banyumas di posisi ketiga bersama. Adapun pada nomor bola 9 single putra, Galih dari Kabupaten Batang berhasil menjadi juara pertama. Brian dari Kabupaten Banyumas menempati posisi kedua, sedangkan Ardan dari Kota Semarang dan Adi Galih dari Kota Salatiga meraih posisi ketiga bersama. (win)











