RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kirab obor atau Torch Relay Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 disambut meriah masyarakat Kabupaten Semarang, Sabtu (24/10/2026) sore. Obor yang diambil dari Api Abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan, tiba di Kabupaten Semarang sekitar pukul 15.00 WIB setelah melewati Kabupaten Demak dan Kota Salatiga.
Di Ungaran, obor diterima Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama tiga wakilnya, yakni Zaenudin, Umar Sujadi, dan Suyadi. Selanjutnya, obor dibawa oleh para atlet menuju Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang.
Sang pembawa obor adalah Yuwono Ekky Sulistyo Alfaridzi (16), yang merupakan atlet bola voli indoor asal Kota Semarang. Ia mengaku bangga mendapat kesempatan tersebut, terlebih melihat antusiasme masyarakat yang menyambut kedatangan obor.
“Meski saya bukan atlet dari kontingen Kabupaten Semarang, tapi saya bangga. Torch Relay ini disambut meriah dan hangat oleh masyarakat Kabupaten Semarang. Ini pengalaman pertama saya menjadi salah satu atlet pembawa Torch Relay Porprov Jateng ke-17 tahun 2026,” ujarnya.
Ekky mengaku telah mengikuti perjalanan kirab sejak pengambilan api di Mrapen. Menurutnya, membawa obor sambil berlari memiliki tantangan tersendiri karena atlet harus menjaga ritme lari sekaligus memastikan api tetap menyala.
“Seru sekali perjalanannya, karena bawa torch ini ada tantangan tersendiri. Sempat padam tadi api torch-nya saat ambil api di Mrapen karena angin cukup kencang,” katanya.
Usai singgah di Kabupaten Semarang, obor diteruskan menuju Kabupaten Kendal dengan dibawa Ivana Dwi Surya, atlet atletik termuda asal Kabupaten Semarang. Selanjutnya, obor dijadwalkan menuju Kota Semarang untuk mengiringi pembukaan Porprov Jateng XVII 2026 pada Minggu (25/10/2026) di Stadion Jatidiri.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan kirab obor menjadi simbol sportivitas dan persatuan sekaligus mempererat persaudaraan antardaerah tuan rumah Porprov, yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Kendal.
“Harapan kami kontingen Kabupaten Semarang mampu meningkatkan prestasi dalam ajang olahraga ini,” ungkapnya.
Di tengah berlangsungnya kirab obor, kontingen Kabupaten Semarang menambah tiga medali dari cabor arung jeram dan muaythai pada Sabtu (24/10/2026). Tambahan ini melengkapi raihan medali sebelumnya dari cabor hapkido.
Disampaikan Humas KONI Kabupaten Semarang Hendro Teguh Prastowo, atlet muaythai menyumbangkan dua medali perunggu, sedangkan arung jeram meraih satu medali emas dan satu medali perak.
“Sejauh ini, kontingen Kabupaten Semarang berhasil mengumpulkan dua medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu dari tiga cabor, yaitu hapkido, muaythai, dan arung jeram,” kata Hendro.
Medali arung jeram diraih dalam pertandingan di Pesona Garda, Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus. Emas dipersembahkan tim R6 putra yang diperkuat Alif Danar Maulid, Muhamad Rafi Al Muzaky, Billy Lomina, Deni Krestanto, Warso, dan Cesar Firman Asmoro.
Sementara itu, medali perak diraih tim R6 sprint putri yang terdiri atas Reyna Safina Naja, Divia Enggar Pratama Putri, Risma Juliyana Dwi Nuryani, Hanum Mukti Dee Wandani, Malika Shinta Septianing Putri, dan Vira Putri Berliandiri.
“Tambahan medali ini semoga menjadi motivasi bagi kontingen Kabupaten Semarang untuk terus meningkatkan perolehan prestasi selama Porprov Jateng XVII 2026,” tandasnya.
Sebagai informasi, Porprov Jateng XVII 2026 mempertandingkan 58 cabang olahraga dengan 810 nomor pertandingan. Kabupaten Semarang menjadi tuan rumah untuk 10 cabor, di antaranya arung jeram, dayung, bola voli indoor, bola voli pasir, karate, paralayang, dan tenis meja. (win)










