KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Berpotensi Kerumunan, Polda Jateng Larang Masyarakat Gelar Perlombaan Di HUT RI

Berpotensi Kerumunan, Polda Jateng Larang Masyarakat Gelar Perlombaan Di HUT RI

Berpotensi Kerumunan, Polda Jateng Larang Masyarakat Gelar Perlombaan Di HUT RI

Ilustrasi; Lomba Panjat Pinang (Foto/ist)

RASIKAFM – Polda Jawa Tengah secara tegas melarang warga untuk mengggelar perlombaan dalam rangka memperingati hari kemereekaan Indonesia atau HUT RI ke-76 karena berpotensi menimbulkan kerumunan.

Oleh karena itu, Petugas dari kepolisian akan memantau dan membubarkan jika ada yang nekat menyelenggarakannya.

“Pemerintah secara resmi melarang masyarakat menyelenggarakan perlombaan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-76,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iqbal Alqudusy, Senin (16/8/2021).

Iqbal menegaskan Polda Jateng tidak akan memberikan surat izin terkait perlombaan memperingati perayaan HUT RI karena bisa menimbulkan kerumunan.

“Polda Jateng dengan tegas tidak menerbitkan surat izin yang memunculkan kerumunan. Apabila ada kegiatan yang memunculkan kerumunan Polri tidak segan untuk membubarkan kegiatan tersebut,” jelas Iqbal.

Iqbal mengingatkan kasus COVID-19 di Jawa Tengah masih tinggi meski sudah mengalami penurunan. Dia meminta agar masyarakat jangan terlena dan tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

“Potensi penambahan penyebaran COVID masih cukup besar, masyarakat jangan terlena dengan kondisi saat ini. Tetap jaga prokes ketat,” tuturnya.

“Ada ketentuan yang sudah diberikan pemerintah dalam SE Mendagri,” pungkas Iqbal.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]