KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ngabuburit Asyik Sembari Nikmati Kota Ungaran dari Ketinggian di Sinongko

Ngabuburit Asyik Sembari Nikmati Kota Ungaran dari Ketinggian di Sinongko

Ngabuburit Asyik Sembari Nikmati Kota Ungaran dari Ketinggian di Sinongko

UNGARAN – Menunggu waktu berbuka puasa atau lebih dikenal dengan istilah ngabuburit umum dilakukan oleh masyarakat dengan berbagai kegiatan. Bagi warga Desa Kalisidi, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mereka kini memiliki spot ngabuburit yang asyik yaitu kawasan Sinongko. Dari lokasi tersebut masyarakat bisa menikmati pemandangan lereng gunung Ungaran yang memanjakan mata terlebih di waktu senja.

Selain memiliki keindahan alam, selama bulan ramadhan di kawasan sinongko juga menyajikan aneka jajanan atau penganan yang bisa dibeli oleh masyarakat untuk berbuka puasa.

“Selama bulan ramadhan, di sini menyediakan berbagai macam makanan dan minuman untuk sajian berbuka puasa,” ucap Ketua Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) Desa Kalisidi, Nur Rochmad, Sabtu (9/4/2022).

Bagi masyarakat yang ngabuburit di kawasan Sinongko juga diberikan fasilitas aneka macam pelatihan seperti memasak dan membuat aneka kerajinan.

“Semuanya ini diberikan secara gratis, namun wajib mendaftarkan diri terlebih dahulu guna menghindari membludaknya peserta,” kata dia.

Kepala Desa Kalisidi, Dimas Prayitno mengatakan, program tersebut baru digelar pada ramadhan tahun ini. Selain untuk mengenalkan desa wisata, kegiatan ini juga untuk memfasilitasi warga dalam peningkatan taraf ekonomi.

“Pasar Ramadhan menyajikan berbagai makanan dan minuman khas olahan warga. Tak hanya itu, kegiatan juga diisi pelatihan-pelatihan bagi warga sekitar,” ungkapnya.

Lisa, salah satu warga Ungaran yang menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa di kawasan Sinongko menceritakan asyiknya ngabuburit di kawasan ini.

“Lokasinya kan lumayan tinggi, jadi bisa menikmati pemandangan lereng gunung dan Kota Ungaran dari atas sini,” tuturnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan menyalurkan insentif kesejahteraan kepada 1.009 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Non-ASN dari berbagai jenjang pendidikan, Senin (19/10/2026). Dengan total alokasi anggaran Rp6,642 miliar, bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pendidik. Wali Kota Robby Hernawan juga mendorong penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan, serta adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi.
Alhamdulillah! Pemkot Salatiga Berikan Insentif 1.009 Guru Non-ASN
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan peran santri dalam menjaga bangsa dan menyiapkan generasi masa depan saat menghadiri Jateng Bersholawat memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Kota Tegal, Rabu (21/10/2026). Pemprov Jateng memperkuat dukungan bagi pesantren melalui beasiswa Rp6,8 miliar, insentif guru agama, tali asih penghafal Al-Qur’an, serta bantuan sarana pendidikan pesantren.
Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Dukungan Jateng untuk Pesantren
Sebanyak 337 pembalap cilik berusia 2–9 tahun mengikuti Pushbike Salatiga Heavy Race pada Minggu (18/10/2026). Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatera dan Sulawesi. Kompetisi sepeda tanpa pedal ini dibagi berdasarkan kelompok usia dan menjadi ajang untuk melatih keseimbangan, keberanian, konsentrasi, serta mental berkompetisi sejak dini.
Adu Cepat Pushbike, Ratusan Pembalap Cilik Serbu Salatiga
[pekok2]